Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 21.6 ° C

Ketua Panwaslu Garut Diamankan Polisi

Rani Ummi Fadila

GARUT, (PR).- Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Garut Heri Hasan Basri diamankan aparat kepolisian dari Polda Jabar, Sabtu 24 Februari 2017. Meski demikian, belum diketahui alasan pasti penangkapan Heri oleh Polda Jabar tersebut.

Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Sahid, membenarkan bahwa Heri diamankan oleh aparat Polda Jabar, Sabtu 24 Februari 2018 sekitar pukul 12.00 WIB. Kata dia, ada tujuh orang polisi yang membawa Heri dari kantor Panwaslu Kabupaten Garut.

"Sekitar tujuh orang polisi ke kantor Panwaslu. Mereka memeriksa ruang Pak Heri lalu membawa Pak Heri," ucap Ahmad kepada "PR" melalui sambungan telepon, Sabtu 24 Februari 2018 malam.

Saat Heri diamankan, Ahmad berada di kantor Panwaslu Kabupaten Garut. Meski demikian, Ahmad belum mendapat informasi terkait kasus apa Heri diamankan pihak kepolisian.

Ahmad pun tak tahu ke mana Heri diamankan polisi. Saat berada dikantor Panwaslu, menurut dia, aparat kepolisian tak meminta keterangan dari siapapun yang berada di sana. Saat polisi memeriksa ruang kerja Heri, tak ada yang boleh masuk ruang tersebut, kecuali Heri dan para aparat kepolisian.

Ahmad merasa terkejut dengan kedatangan aparat kepolisian yang mengamankan Heri. Tak ada tanda bahwa aparat kepolisian berencana mengamankan Heri.

Sejumlah keterangan dari sumber yang tak ingin identitasnya diungkap, Heri dibawa ke Mapolda Jabar di Kota Bandung. Kasus yangmenjeratnya dikabarkan terkait suap karena meloloskan salah satu calon dalam Pilbup Garut 2018. Meskipun demikian, hingga Sabtu malam, belum ada keterangan resmi dari Polda Jabar terkait hal itu.

"Saya juga masih menunggu," demikian jawaban Kabid Humas Polda Jabar Hari Suprapto, melalui aplikasi pesan instan.

Putusan Agus Supriadi tetap dilaksanakan



Sebelum aparat kepolisian datang ke kantor Panwaslu, ketua dan anggota Panwaslu Kabupaten Garut baru selesai rapat membahas putusan gugatan yang diajukan Agus Supriadi. Agus Supriadi adalah mantan Bupati Garut yang juga salah satu bakal calon bupati yang tak lolos menjadi calon bupati Garut pada Pilbup Garut 2018 ini. 

Menurut Ahmad, putusan gugatan yang diajukan Agus Supriadi akan diputuskan Minggu 25 Februari 2018. Apabila Heri tak bisa hadir dalam musyawarah putusan tersebut, musyawarah tetap akan dilaksanakan. Heri akan diwakili oleh anggota Bawaslu Jawa Barat.

Berdasarkan peraturan Bawaslu Nomor 15 Tahun 2017, apabila ada salah satu ketua atau anggota Panwaslu yang tidak bisa menghadiri putusan gugatan, maka dapat diwakili Bawaslu Jabar. 

"Jadi, kami anggota dari Panwaslu dua orang ditambah satu orang dari Bawaslu Jabar. Kami sudah infokan ke Bawaslu Jabar tetang jadwal putusan besok," ujar Ahmad.***

Bagikan: