Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembuang Limbah Plastik B3

Dodo Rihanto

KARAWANG, (PR).- Kepolisian Resor Karawang, menetapkan dua tersangka kasus pembuangan limbah plastik yang mengandung B3 (bahan Berancun berbahaya) di Kecamatan Pangkalan, beberapa waktu lalu. Kedua tersangka tersebut adalah pemilik limbah plastik dan pelaku pembuangnya.

"Kami menetapkan mereka sebagai tersangka setelah didahului gelar perkara dan serangkaian penyelidikan dan penyidikan," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Karawang, Maradona Armin Mappaseng, di Mako Polres setempat, Jumat, 16 Februari 2018.

Disebutkan, limbah plastik yang dibuang ke Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan itu terbukti mengandung BR jenis  Poly Aluminium Chloride dan Chostic Soda.  Bahkan Chostik Soda diketahui merupakan salah satu campuran pembuatan bahan peledak.

Menurut Maradona, kandungan dalam limbah plastik itu diketahui berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan Puslabfor Mabes Polri. "Kami tidak gegabah dalam mendalami kasus ini," katanya.

Disebutkan pula, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, limbah plastik tersebut rencananya akan diduar ulang menjadi bijih plastik di sebuah pabrik di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Namun sebelum dikirim ke pabrik, limbah itu rencananya akan dicuci di Sungai Cibeet yang merupakan salah satu anak Sungai Citarum.

Selain itu, lanjut Maradona, dari hasil penyelidikan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) di gudang milik S di Cikarang, ditemukan limbah plastik yang sama yang mereka cuci di Sungai Kalimalang.

Menurut Maradona, limbah plastik tersebut dalam waktu dekat akan diangkut dan dimusnahkan. "Untuk mengangkutnya memang harus ada izin. Tetapi di Polres dan Dinas Lingkungan Hidup itu tidak ada anggaran untuk itu. Atas dasar itu, biaya pengangkutan bisa dibebankan kepada tersangka," ujar Maradona.

Dimusnahkan 



Rencananya, sambung dia, limbah plastik itu akan dimusnahkan di Tangerang atau di Sukabumi. Namun, pihak Polres akan memastikan prosedur yang harus ditempuhnya terlebih dahulu.

Seperti diberitakan PR, Kepolisian Resor Karawang menemukan tumpukan limbah plastik di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, beberapa waktu lalu. Bobot limbah plastik mencapai 78 ton.

Menurut keterangan warga setempat, limbah plastik itu diturunkan sejumlah truk besar. Para awak truk menyatakan limbah itu berasal dari Palembang.

"Pemiliknya berinisial S, warga Palembang. Limbah plastik itu pun berasal dari palembang yang akan didaur ulang di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi," ujar Kepala Polres Karawang,  Hendy F. Kurniawan, sesuasi mengikuti Sosialisasi Program Citarum Harum di Ruang Rapat Gedung Singaperbangsa Karawang, beberapa waktu lalu.***

Bagikan: