Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 25.1 ° C

Pilwalkot Sukabumi, Politik Uang dan Isu SARA Harus Dilawan

Ahmad Rayadie
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, M Aminudin, Rabu 14 Februari 2018 tengah memimpin ikrar Deklarasi Tolak Politik Uang, Politisasi SARA, serta Lawan Berita Hoax. Panwaslu mengultimatum seluruh pasangan calon walikota dan wakil walikota Sukabumi mendatang tidak bermain uang.
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, M Aminudin, Rabu 14 Februari 2018 tengah memimpin ikrar Deklarasi Tolak Politik Uang, Politisasi SARA, serta Lawan Berita Hoax. Panwaslu mengultimatum seluruh pasangan calon walikota dan wakil walikota Sukabumi mendatang tidak bermain uang.

SUKABUMI, (PR).- Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, M Aminudin, Rabu 14 Februari 2018  tidak hanya mengultimatum seluruh pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi dalam Pilwalkot Sukabumi mendatang tidak bermain uang. Akan tetapi akan menindaktegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kami tidak akan pandang bulu, bila kedapatan pasangan calon dalam Pilwalkot Sukabumi melakukan politik uang akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata M Aminudin.

Disela-sela Sosialisasi Pengawasan Partisipasif dan Deklarasi Tolak Politik Uang, Politisasi SARA, serta Lawan Berita Hoaks, M Amindin mengajak  masyarakat melawan politik uang. Baik secara langsung ataupun tidak langsung.

“Politik uang harus dilawan dan dihindari. Tolak politik uang karena dapat mencederi pesta demokrasi (Pilwalkot Sukabumi -red),” kata M Aminudin.

Mengawali tahapan kampanye Pilwalkot Sukabumi, kata M Aminudin, Panwaslu mengajak seluruh calon, partai pengusung serta pendukung, dan masyarakat mengikrarkan diri menolak politik uang. Kebiasaan buruk politik yang dikaitkan dengan uang sangat merugikan dan berhadapan dengan hukum yang berlaku.

"Setiap tahapan kampanye Pilwalkot Sukabumi, politik uang harus benar-benar dihindari. Melalui deklarasi ini, kami semua termasuk pasangan calon Pilwalkot  mengikrarkan diri melawan politik uang,” katanya.

Isu SARA



Selain itu, kata ketua Panwaslu tersebut, tidakan lainnya menyangkut politisasi isu SARA sangat perlu diwaspadai. Politisasi tersebut tidak hanya dapat merugikan sendiri, tapi dapat mengancam NKRI.

“Politisisasi SARA pun harus dilawan. Karena dapat menganggu suasana kondusifitas di Kota Sukabumi yang selama ini telah tertata dan terjaga dengan baik. Jangan sampai isu-isu atau politisasi SARA berkembang saat pesta demokrasi berlangsung,” tambah M Aminudin.

Begitupun terkait berita hoaks, kata M Aminudin, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan mempercayi berita yang tidak benar. Masyarakat dihimbau untuk cerdas mencerna berita.

“Sehingga tidak terperdaya berita yang dibuat untuk menjatuhkan lawan politik. Sebelum bertindak,  harus terlebih dahulu melakukan  cek dan ricek terlebih dahulu ketika mendapatkan suatu berita,” katanya.***

Bagikan: