Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 20.9 ° C

KPU Tetapkan Empat Pasang Calon Bupati Garut, Dua Pasang Lainnya Dinyatakan Gugur

Rani Ummi Fadila
KETUA KPU Garut Hiwan Fanaqi memberikan surat keputusan penetapan calon bupati dan wakil bupati kepada salah satu calon bupati Agus Hamdani di Gedung Intan Balarea, Senin 12 Februari 2018. Empat pasangan ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati.*
KETUA KPU Garut Hiwan Fanaqi memberikan surat keputusan penetapan calon bupati dan wakil bupati kepada salah satu calon bupati Agus Hamdani di Gedung Intan Balarea, Senin 12 Februari 2018. Empat pasangan ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati.*

GARUT, (PR).- Dua bakal pasang bakal calon bupati Garut gagal ditetapkan sebagai calon bupati dalam Pilbup Garut 2018. Dua pasangan tersebut yakni Agus Supriadi-Imas Aan Ubudiyah yang diusung Demokrat dan PKB serta Soni Sondani-Usep Nurdin dari jalur independen.

KPU menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Garut di gedung Intan Balarea, Senin 12 Februari 2018. Komisioner KPU Kabupaten Garut Lia Juliasih mengatakan, berdasarkan surat keputusan KPU Nomor 86 Tahun 2018, pasangan Agus Supriadi-Imas Aan Ubudiyah tidak memenuhi syarat calon bupati. Pasangan tersebut hanya memenuhi syarat calon wakil bupati dan syarat pencalonan bupati dan wakil bupati. 



Dengan demikian, pasangan Agus Supriadi-Imas Aan Ubudiyah tidak ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati. Sebagai informasi, Agus Supriadi merupakan mantan narapidana kasus korupsi.



Sementara itu, pasangan Soni Sondani-Usep Nurdin gagal ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati karena berdasarkan rekapitulasi jumlah dukungan tidak memenuhi syarat jumlah minimal dukungan. Adapun, jumlah minimal dukungan yang harus dikantongi pasangan bupati dan wakil bupati jalur independen sebanyak 117.346.

Empat pasang



Dengan demikian, hanya empat pasangan yang ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati garut dalam Pilbup Garut 2018:

1. Rudy Gunawan-Helmi Budiman diusung oleh Gerindra, PKS, Nasdem

2. Agus Hamdani-Pradana Aditya Wicaksana diusung oleh PPP, PAN, Hanura.

3. Iman Alirahman-Dedi Hasan Bahtiar diusung oleh Golkar dan PDIP.

4. Suryana-Wiwin Suwindaryati dari jalur independen.

Atas keputusan itu, partai pendukung dari Agus Supriadi-Imas Aan Ubudiyah sempat menyampaikan keberatannya. Meski demikian, Ketua KPU Kabupaten Garut Hilwan Fanaqi mempersilahkan pihak yang keberatan atas keputusan KPU untuk mengajukan gugatan ke Panwaslu Kabupaten Garut atau Bawaslu Jabar. Pada tahap selanjutnya, gugatan dapat dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

"Jika kami dipandang tidak netral ada Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu. Kami siap dipanggil DKPP kapan pun," ucap Hilwan.

Ketua Panwaslu Kabupaten Garut Heri Hasan Basri mengatakan, akan menindaklanjuti apabila ada gugatan terhadap keputusan KPU. Namun, gugatan tidak bisa langsung ditanggapi hari ini.

"Ruangnya maksimal tiga hari setelah SK ditetapkan. Itu ruang kami. Beri kami kesempatan untuk mendalami surat tersebut. Buat laporan gugatan kepada kami," ucap Heri.***

Bagikan: