Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 20.9 ° C

Dua Pasangan Ditetapkan dalam Pilbup Ciamis dan Pilwalkot Banjar 2018

Nurhandoko
KETUA KPU Kota Banjar Dani Danial Muhklis diapit dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar, usai Rapat pleno penetapan pasangan calon Pilwalkot Banjar 2018, Senin  12 Februari 2018. Kedua pasangan tersebut yakni Maman Suryaman-Irma Bastama dan Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana.*
KETUA KPU Kota Banjar Dani Danial Muhklis diapit dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar, usai Rapat pleno penetapan pasangan calon Pilwalkot Banjar 2018, Senin 12 Februari 2018. Kedua pasangan tersebut yakni Maman Suryaman-Irma Bastama dan Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana.*

CIAMIS,(PR).- Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis menetapkan dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis dalam Pilbup Ciamis 2018, Senin, 12 Februari 2018. Begitu pula dengan Pilwalkot Banjar 2018, akan diikuti dua pasangan calon yang ditetapkan menjadi peserta.

Dua pasangan yang ditetapkan dalam Pilbup Ciamis, yakni Iing Syam Arifin-Oih Burhandudin dan Herdiat Sunarya-Yana D Putera. Rapat penetapan yang berlangsung di Sekretariat KPU jalan Jenderal Soedirman Ciamis berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian. Anggota pengamanan tampak berada di sekitar lokasi. Sementara itu rapat penetapan hanya dihadiri tim pemenangan dan relawan kedua pasangan calon.

“Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan verifikasi berkas, kedua pasangan calon memenuhi persyaratan untuk maju Pilkada Serentak 2018,” kata Ketua KPU Ciamis Kikim Tarkim, saat memimpin rapat Pleno penetapan pasangan calon.

Seperti diketahui dalam porses tahapan Pilkada 2018, kedua pasangan mendaftar di KPU Ciamis pada tangga 10 Januari 2018. Pasangan Iing Syam Arifin-Oih Burhandin (IO) yang merupakan petahana Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, diusung lima partai, yakni PDI P, Golkar, PPP, PKB dan Hanura. Sedangkan pasangan Herdiat Sunarya-Yana D Putera (HY) yang merupakan mantan Sekda Ciamis dan Wakil Ketua DPRD Ciamis diusung enam partai yakni PKS, Gerindra, Demokrat, PBB, Nasdem dan PAN.

Lebih lanjut Kikim mengatakan agenda selanjutnya pascapenetapan adalah pengundian nomor urut yang bakal berlangsung Selasa, 13 Februari 2018. Nomor hasil pengundian tersebut resmi dipergunakan untuk Pilbup Ciamis 2018.

“Besok, pengundian nomor urut peserta. Nomor tersebut menjadi identitas kedua pasangan yang maju pada Pilkada ini,” kata Kikim.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ciamis Uce Kurniawan mengatakan tetap akan mengawasi seluruh proses tahapan Pilkada. Hasil penetapan calon, lanjutnya sudah sesuai dengan ketentuan.

“Kami akan selalu menaklukkan pengawasan, sebagaimana amanat yang diberikan kepada panwas. Kami berharap seluruh pasangan calon berikut tim sukses atau pemenangan tidak melakukan pelanggaran. Bagaimana pun setiap pelanggaran, pasta ada sanksi,” ujarnya.

Ketua Tim Pemenangan HY, Mamat Rahmat mengatakan kegiatan penetapan calon, merupakan awal momentum untuk perjuangan memenangkan pasangan tersebeut. Pada tahapan kampanye, dia juga menegaskan, berupaya meminimalisasi pelanggaran.

“Insyaallah hasil cek silang di lapangan pasangan HY mengalami peningkatan, masih saat ini dinamis. Kami belum bisa menyatakan karena masih panjang, dan hasil survei cukup menggembirakan," katanya.

Sedangkan Ketua Tim Pemenangan IO, Arief Ismail Chowas juga menegaskan siap melaksanakan kegiatan sebagaimana ketentuan KPU. Masa kampanye juga bakal dilakukan secara elegan dan santun.

“Sudah menjadi komitmen kami, untuk menjunjung tinggi semua ketentuan. Pilkada juga merupakan ajang pendidikan kepada masyarakat,” kata Ismail Chowas.

Pilwalkot Banjar



Sementara itu, KPU Kota Banjar juga menyelesaikan rapat pleno penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar. Pilwalkot Banjar 2018 diikuti dua pasangan yakni Maman Suryaman-Irma Bastaman serta Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana (Petahana Wali Kota Banjar dan Wakil Ketua DPRD Kota Banjar).

Kedua pasangan tampak hadir dan menyimak seluruh agenda yang ditetapkan KPU. Ade Uu Sukaesih mengenakan baju warna kuning, sebagaiamana asal partainya yakni Golkar dan nana Surnaya Surnanya mengenakan jaket warna merah warna khas PDIP. Sedangkan Maman Suryaman- Irma Bastaman, kompak mengenakan baju warna putih.

“Rapat pleno memutuskan dua pasangan calon. Sesuai nomor urut kedatangan dan pendaftaran, pertama adalah Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana dan kedua Maman Suryaman-Irma Bastaman,” kata Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Muhklis.

Pasangan Ade Uu Sukaesih-Nana, diusung koalisi tiga partai yakni PDIP, Golkar dan PKB. Sedangkan Maman Suryaman-Irma Bastaman diusung enam parpol yakni Gerindra, PPP, PAN, Demokrat, PKS dan Hanura. “Parpol yang tidak memiliki wakil di DPRD, hanya menjadi pendukung,” kata Ketua KPU Kota Banjar Dani.

Lebih lanjut dia mengatakan tahap berikutnya adalah pengundian nomor urut yang berlangsung Selasa, 13 Februari 2018 pukul 8.00 WIB, di gedung Grha Banjar Idaman.

“Berikutnya juga ada ikrar kampanye damai, termasuk bersama dengan Panwas menggelar kampanye anti korupsi,” tuturnya.

Sementara itu, Ade Uu Sukaesih juga mengaku gembira dengan diumumkannya pasangan calon yang bakal maju Pilkada 2018. Dia juga tidak mempersoalkan berapa nomor urut yang bakal disandang pada pesta demokrasi lima tahunan warga Kota Banjar.

“Alhamdulillah lolos, tidak hanya dari kesehatan akan tetapi juga persyaratan lainnya. Kami juga taat dengan aturan KPU. Sebagai pemimpin adalah menjalankan amanah. Saya sebagai ketua partai (Golkar) dan Pak Nana juga ketua partai (PDIP) tentu akan memberikan yang terbaik buat Kota Banjar,” tutur Ade Uu Sukaesih.

Sementara itu calon Wali Kota Maman Suryaman mengaku lebih cenderung untuk mendapatkan nomor urut satu. Alasannya karena juara hanya satu. “Kalau keinginan nomor satu. Namun demikian satu atau dua sama, karena yang menang juga satu. Kami optimis meraup 65 persen suara,” tutur Maman Suryaman.***

Bagikan: