Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Umumnya berawan, 24.6 ° C

Sungai Ciliwung Meluap, Warga Depok Kebanjiran

Bambang Arifianto
WARGA memindahkan barang-barangnya yang terendam banjir di RT 5 RW 14, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Senin 5 Februari 2018. Banjir terjadi karena luapan Sungai Ciliwung.*
WARGA memindahkan barang-barangnya yang terendam banjir di RT 5 RW 14, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Senin 5 Februari 2018. Banjir terjadi karena luapan Sungai Ciliwung.*

DEPOK, (PR).- Hujan deras yang mengguyur Kota Depok membuat Sungai Ciliwung meluap. Akibatnya, sejumlah rumah warga terendam banjir di RT 5 RW 14, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Senin 5 Februari 2018.

Satiman (49), seorang warga RT 5 menuturkan, air mulai meluap ke dalam rumah pada pukul 12.00 WIB. Satu jam sebelumnya, luapan air baru mencapai pekarangan rumah. Saat itu, Satiman mulai bersiap-siap memindahkan perabotan rumahnya.

Awalnya, barang-barang berharga milik Satiman hanya dipindahkan ke atas lemari dan rumah kontrakan tetangga yang lebih tinggi. Satiman memperkirakan, ketinggian air tak akan masuk ke rumahnya. Namun, perkiraan tersebut meleset.

Tak ada posko



Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gandara Budiana menyatakan ada sekitar 20 rumah warga di RT 5 yang terendam. ‎Rumah-rumah tersebut dihuni 25 orang. Dia memastikan evakuasi warga dan barang-barang berharga sudah selesai dilakuan petugas.

"Mudah-mudahan surut," ucap Gandara. Untuk sementara, lanjutnya, petugas tak mendirikan posko. Warga terdampak banjir dipersilakan menumpang di kediaan kerabat atau tetangganya.

Meski demikian, posko akan didirikan untuk tempat evakuasi warga bila air semakin meninggi. "Kita lihat dari kondisi (Katulampa) Bogor," ujarnya.

Dia menambahkan, ada empat titik banjir karena luapan Ciliwung di Depok. Selain Kemirimuka, banjir terjadi di Citayam, Tirtajaya, Gang Kapuk (Pondok Cina). Namun, kondisi terparah terjadi di Kemirimuka.***

Bagikan: