Pikiran Rakyat
USD Jual 13.986,00 Beli 14.084,00 | Umumnya cerah, 33 ° C

Berulang Tahun, Karyawan Properti Besar Ini Gelar Pesta Narkoba

Tommi Andryandy
SEJUMLAH orang yang terjaring saat pesta narkoba tertunduk di salah satu ruangan di Markas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kabupaten, Cikarang Utara, Jumat, 19 Januari 2018. Setidaknya 40 orang terjaring saat pesta narkoba di salah satu tempat karaoke di kawasan Jababeka. Sebanyak 15 orang di antaranya dinyatakan positif narkoba.*
SEJUMLAH orang yang terjaring saat pesta narkoba tertunduk di salah satu ruangan di Markas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kabupaten, Cikarang Utara, Jumat, 19 Januari 2018. Setidaknya 40 orang terjaring saat pesta narkoba di salah satu tempat karaoke di kawasan Jababeka. Sebanyak 15 orang di antaranya dinyatakan positif narkoba.*

CIKARANG, (PR).- Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Bekasi Kabupaten berhasil menggerebek pesta narkoba yang digelar di salah satu tempat hiburan malam di Kawasan Jababeka, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat, 19 Januari 2018 dini hari. Sebanyak 40 orang diamankan polisi dari dua ruangan berbeda.

“Penangkapan ini berawal informasi masyarakat bahwa di salah satu karaoke sedang terjadi pesta narkoba. Kami dapatkan informasi pukul 00.00. Kemudian kami langsung datangi tempat kejadian perkara. Kami tidak mau mereka menghilangkan barang bukti,” kata Kepala Satres Narkoba, Ahmad Fanani didampingi Kepala Sub Bagian Humas Sukrisno di Mapolrestro Bekasi, Cikarang Utara.

Fanani mengatakan sesaat setelah laporan pihaknya langsung mendatangi lokasi. Polisi langsung menggeledah sejumlah ruangan dan ditemukan puluhan orang tengah berpesta narkoba. Fanani mengatakan mereka yang tengah berpesta merupakan karyawan dari salah satu perusahaan properti besar di Kawasan Lippo Cikarang.

Pesta itu digelar lantaran salah seorang karyawan itu tengah berulang tahun. “Tepat pukul 1 kami gerebek tempat karaoke tersebut. Di dalamnya mereka sedang pesta narkoba. Mereka adalah karyawan dari salah satu perusahaan bonafit. Setelah itu kami bawa ke kantor untuk diperiksa,” kata Fanani.

Dicampur minuman keras



Saat dilakukan pemeriksaan urin, 15 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi atau inex. Narkoba itu mereka gunakan secara bersama-sama dengan cara dicampur dengan minuman keras.

“Jadi yang mereka lakukan itu, inex digerus kemudian langsung dicampurkan ke miras lalu diminum bersama-sama, ini modus mereka. Kami menggeledah dua ruangan karena mereka menyewanya dua ruangan. Kemudian yang positif ini mereka yang berkumpul di ruangan kedua. Mereka terdiri dari 11 laki-laki dan 4 perempuan,” ucap Fanani.

Barang bukti berupa miras yang telah dicampur berhasil diamankan kepolisian. Selain itu, polisi menemukan bungkusan narkoba jenis happy five. “Di bungkusnya berbentuk happy five tapi kami telusuri isinya ekstasi yang sudah mereka gerus itu,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka yang terjaring telah beberapa kali menggunakan narkoba. Barang haram tersebut mereka konsumsi ketika ada acara di luar kota, di antaranya di Jakarta dan Bali.

Fanani menjelaskan pihaknya akan berkoordinsi dengan Badan Narkotika Nasional dan Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk pengembangan lebih lanjut. “Mereka mengaku mendapat barang tersebut dari Jakarta. Dia juga sempat beberapa kali menggunakan barang itu di Jakarta dan di Bali. Tapi kami akan terus melakukan pengembangan,” ucapnya.

Penangkapan terbesar



Mapolrestro Bekasi juga akan koordinasi dengan BNN dan Puslabfor untuk memeriksa rambut mereka yang terjaring. Sehingga, kasus ini dapat ditelusuri lebih lanjut. "Setelah itu kami akan gelar perkara lalu penetapan tersangka,” kata Fanani.

Ditinjau dari jumlah yang terjaring, penangkapan ini menjadi yang terbesar di tahun ini. Sejak beberapa bulan terakhir, razia tempat hiburan rutin digelar Satres Narkoba Polrestro Bekasi Kabupaten.

“Tujuan kami tentunya ingin menekan angka peredaran narkoba di Kabupaten Bekasi. Seperti diketahui narkoba ini sangat berbahaya dan lebih bahaya lagi karena sasarannya sekarang semua elemen masyarakat. Maka dari itu kami berantas, setiap waktu kami gelar razia,” ucapnya.***

Bagikan: