Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 32.4 ° C

Pencuri di Rumah Anggota DPR Ini Datang sebagai Tamu, Lalu Berbagi Curian di Tol

Tommi Andryandy
WAKIL Kepala Polrestro Bekasi Kabupaten Luthfie Sulistiawan menunjukkan barang bukti jam tangan hasil pencurian saat gelar perkara, Sabtu, 13 Januari 2018. Jam tangan beserta sejumlah perhiasan lainnya dicuri para pelaku dari kediaman Anggota DPR RI, Daeng Muhammad.*
WAKIL Kepala Polrestro Bekasi Kabupaten Luthfie Sulistiawan menunjukkan barang bukti jam tangan hasil pencurian saat gelar perkara, Sabtu, 13 Januari 2018. Jam tangan beserta sejumlah perhiasan lainnya dicuri para pelaku dari kediaman Anggota DPR RI, Daeng Muhammad.*

CIKARANG, (PR).- Kepolisian Resor Metro Bekasi Kabupaten akhirnya menangkap dua pelaku pencurian di kediaman Anggota DPR RI Fraksi PAN Daeng Muhammad. Pencuri di rumah anggota DPR ini sempat berbagi barang hasil curian di tol. Pencurian ini bermula saat pelaku masuk ke rumah Daeng dengan hendak memberikan undangan peringatan acara Maulid Nabi.

Keduanya, MB (35) dan HH (33) berhasil mencuri empat jam tangan, tujuh batu cincin serta sejumlah perhiasan lainnya. Aksi itu dilakukan di kediaman Daeng di Perum Mekar Indah, Desa Mekar Mukti Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Kamis 21 Desember 2017.

“Peristiwa ini berawal ketika tersangka MB dan HH serta dua orang saksi bertamu ke rumah korban untuk mengantarkan undangan acara maulid ke Daeng Muhammad,” kata Wakil Kepala Polrestro Bekasi Kabupaten Luthfie Sulistiawan saat gelar perkara, Sabtu,13 Januari 2018.

Sesampainya di rumah korban, sekitar pukul 11.30 WIB, mereka bertemu dengan orang tua korban dan dipersilakan masuk. Lalu mereka pun menunggu di ruang tamu. Saat memasuki salat Zuhur, pelaku MB izin menumpang salat di kamar anak korban yang berada tepat di belakang ruang tamu.

“Setelah salat Zuhur tersangka MB melihat di atas lemari ada dua jam tangan dan satu power bank. Barang-barang tersebut lalu diambil dan dimasukan ke dalam saku kanan dan kiri bajunya,” kata Lutfhi.

Aksi pelaku tak berhenti di situ saja. Pelaku masuk ke dalam kamar korban lalu mengambil empat jam tangan dan tujuh batu cincin serta barang-barang berharga lainnya.

Berbagi curian



Sepulangnya dari rumah korban, pelaku MB dan HH beserta dua orang saksi pergi menuju Bandung dan berhenti di rest area KM 39 Tol Jakarta Cikampek. Di sana HH meminta bagian karena pada saat berada dalam perjalanan menuju Bandung, dia mengetahui jika tersangka MB mengambil sejumlah barang dari rumah korban.

“Akhirnya oleh MB tersangka HH diberikan kalung, cincin dan jam tangan. Kemudian keduanya pisah menjadi dua kendaraan,” ucapnya.

Atas laporan yang disampaikan korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Berdasarkan informasi yang diterima, dua pelaku kemudian ditangkap di tempat berbeda. "Saat kami tangkap, mereka sudah tidak bisa lagi mengelak. Akibat perbuatannya, para pelaku ini kami ancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan," ucap Lutfie.***

Bagikan: