Pikiran Rakyat
USD Jual 14.503,00 Beli 14.405,00 | Umumnya berawan, 23.9 ° C

Dua Pengendara Sepeda Motor Perempuan Tewas di Jalur Tengkorak Karawang

Dodo Rihanto

KARAWANG, (PR).- Jalan Pantura Karawang yang berjuluk jalur tengkorak kembali menelan korban jiwa, Selasa 9 Januari 2018. Dua perempuan pengendara sepeda motor Scoopy warna merah  T-4054-IO, tewas terlindas truk gandengan di betulan Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari.



Berdasarkan keterangan petugas, korban diketahui bernama Fauziah F (20) dan Evi M (25) keduanya warga Kampung Peundeuy, Desa Cicinde Utara, Kecamatan Banyusari. Mereka mengembuskan napas terakhir dalam waktu bersamaan setelah tubuhnya tergilas roda truk gandeng B-1497-SB.



Menurut salah seorang saksi mata, Dadang (40), peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Waktu itu, motor yang ditunggangi korban melintas dari arah Cikalong menuju Cikampek.

 

Di lokasi kejadian, motor korban terlihat mendahului truk gandeng dari sebelah kiri. Namun, motor tersebut tiba-tiba oleng ke arah kanan, sehingga badan pengendaranya membentur badan truk.



"Motor korban terlihat jatuh, sedangkan dua penunggangnya terpelanting ke kolong truk. Selanjutnya mereka terlindas roda truk," ujar Dadang.



Disebutkan, peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Mereka berupaya menolong korban, tetapi ternyata keduanya telah kehilangan nyawa.



Hal senada dikatakan saksi mata lainnya, Koswara (51). Menurut dia, warga segera mengamankan pengemudi truk karena khawatir menjadi sasaran amuk massa.

"Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sentral Medika  Cikalong, Kecamatan Jatisari," kata Koswara.

Jalur ‘tengkorak’ pantura



Jalur Pantura memang terkenal dengan julukan jalur tengkorak. Di Indramayu saja, terdapat sejumlah jalur tengkorak, yang tepatnya di Pantura.

Di jalur tersebut kerap terjadi kecelakaan yang tak jarang memakan korban. Baik disebabkan oleh kondisi jalan yang buruk ataupun karena kelalaian manusia.

Sejauh ini, sejumlah upaya telah dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat. Selain penindakan, sosialisasi juga terus gencar diberikan kepada masyarakat dengan melibatkan komunitas-komunitas pengguna jalan. Soalnya untuk menekan angka kecelakaan diperlukan keterlibatan dari semua pihak. Termasuk kesadaran berlalu lintas masyarakat itu sendiri.

Selain di Indramayu dan Karawang, jalur tengkorak pantura juga ada di Subang, dan banyak menelan korban tewas.***

Bagikan: