Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sedikit awan, 15.9 ° C

Ahmad Heryawan Utamakan Pembangunan SDM di Sisa Masa Jabatan

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memiliki sejumlah resolusi pada tahun 2018. Salah satunya adalah ingin lebih mengedepankan pembangunan sumber daya manusia (SDM).

"Resolusi kami adalah semakin menekankan pentingnya pembangunan manusia. Ternyata pembangunan fisik kurang bisa dinikmati manakala manusianya tidak kita bangun," kata Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung, Senin 1 Januari 2018 dini hari, seperti diwartakan Kantor Berita Antara.

Gubernur dan warga menghabiskan malam tahun baru dengan menggelar doa bersama. Mereka juga menyaksikan Pagelaran Wayang Golek dengan dalang Dadan Sunandar Sunarya dari Padepokan Putra Giri Harja 3 di halaman belakang Gedung Sate Bandung.

Ahmad Heryawan menuturkan, karena belum dibangunnya SDM secara baik maka wajar hingga saat ini belum terwujud sungai yang bersih dan masih ada orang yang membuang sampah sembarangan.

"Harusnya orang terdidik tidak demikian. Oleh karena itulah kami ingin menghadirkan resolusi menanamkan pembangunan pada manusia. Tidak hanya sebatas transfer 'knowledge' semata. Kami ingin pada saat bersama ada transfer nilai sehingga 'knowledge' dan nilai bisa hadir secara bersamaan," kata dia.

Keindahan alam



Selain itu, lanjut Ahmad Heryawan, resolusi lainnya pada tahun 2018 adalah menghadirkan keindahan baru alam Jawa Barat. Keindahan itu harus menjadi sebuah potensi ekonomi. Hal itu seperti yang dilakukan Pemprov Jabar dengan pariwisata baru Geopark Ciletuh, di Kabupaten Sukabumi.

"Kita juga ingin pada tahun 2018 ini Bandara Internasional Jawa Barat di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka bisa dioperasikan, begitu pun dengan Pelabuhan Patimban dan sejumlah ruas jalan tol," kata dia.

Gubernur dan tokoh pewayangan Si Cepot menutup tahun 2017 dan mengawali tahun 2018 dengan menggelar doa bersama warga. Acara dilakukan di halaman belakang Gedung Sate, Kota Bandung, pada Minggu malam tepat pukul 00.00 WIB.

"Ya Allah berkahilah kami pada tahun baru ini. Jaga keimanan kami, jaga provinsi kami, jaga generasi kami dari hal-hal buruk di tahun yang baru ini," kata Heryawan.

Heryawan juga mengungkap alasan malam pergantian tahundiisi dengan berdoa dan pagelaran wayang. Itu karena pihaknya ingin memaknai momentum tahun baru dengan budaya.

"Kita tahu dalam pementasan wayang golek, seperti dialog Si Cepot meskipun tokoh jenaka tapi terkandung atau penuh dengan nasihat-nasihat atau pesan moral," kata dia.***

Bagikan: