Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian berawan, 22.3 ° C

Gemetarannya Juru Parkir Jujur Terima Penghargaan Polisi

Ahmad Rayadie
DIDAMPINGI Kapolres Sukabumi Kota Susatyo Purnomo Condro, Sularto yang berprofesi juru parkir didaulat berpidato, Jumat 29 Desember 2017. Warga Kampung Ra­wa­salak, Sriwedari, Kecamatan Gunung­puyuh, berpidato setelah mendapatkan penghargaan dari polisi karena kejujurannya mengembalikan telefon genggam yang tertinggal di parkiran.*
DIDAMPINGI Kapolres Sukabumi Kota Susatyo Purnomo Condro, Sularto yang berprofesi juru parkir didaulat berpidato, Jumat 29 Desember 2017. Warga Kampung Ra­wa­salak, Sriwedari, Kecamatan Gunung­puyuh, berpidato setelah mendapatkan penghargaan dari polisi karena kejujurannya mengembalikan telefon genggam yang tertinggal di parkiran.*

KEDUA kaki Sularto (56) terlihat gemetaran. Bahkan keringat di­ngin mengalir di sela-sela dahi dan alis warga Kampung Rawasalak, RT 3, RW 12, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. 

Peristiwa itu terjadi ketika dia didaulat harus berpidato di podium mendampingi Kepala Polres Sukabumi Kota Susatyo Purnomo Condro di sela-sela apel pagi, Jumat 29 Desember 2017. 

Kendati sempat terlihat gugup dan se­dikit terbata-bata karena ditatap puluhan pasang mata para perwira dan bintara Mapolres Sukabumi Kota, Sularto meng­aku tidak menyangka akan memperoleh hadiah dari polisi.

Apalagi beberapa jam sebelum penyerahan penghargaan, Sularto dan istrinya sempat khawatir atas kedatangan dua anggota polisi ke rumah menjemputnya. 

”Hadiah yang diberikan sama sekali tidak layak diperoleh karena saya tidak memiliki prestasi dan kebaikan apa-apa,” katanya merendah.

Saat Susatyo Purnomo Condro me­minta Sularto sedikit memberikan komentar perihal penghargan yang diperolehnya, juru parkir di Jalan Jenderal Sudirman Kota Sukabumi itu mengatakan, apa pun pekerjaannya harus mengedepankan kejujuran. 

Dia mengatakan, sejak menjadi juru parkir pada 2001 lalu, sudah berulang kali meng­aman­kan puluhan benda berharga dari pe­milik kendaraan yang diparkir di wilayahnya.

”Karena memang bukan milik saya, benda berharga milik mereka dikembali­kan. Tidak hanya telefon genggam, tas berisikan uang hingga kunci yang masih menggantung di motor langsung diaman­kan. Kasihan bila ada orang jahat meng­ambilnya,” katanya.

Viral



Bapak beranak empat itu memperoleh penghargaan tidak hanya rompi keselamatan, lampu pengatur lalu lintas, tetapi juga telefon genggam karena telah meng­amankan telefon genggam milik pengguna sepeda motor di salah satu pusat jajanan makan di Jalan A Yani. 

Karena kejujuran menyerahkan telefon genggam kepada pemiliknya, Sularto sempat menjadi viral di media sosial di Kota Sukabumi.

”Jujur tidak hanya akan dipercaya orang lain tetapi rezeki yang diperoleh akan berkah. Seperti hari ini, saya tidak mimpi-mimpi harus berdiri dengan kapolres dan bapak-bapak polisi lainya,” kata­nya.

Kapolres Sukabumi Kota Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ada bebe­rapa pelajaran yang bisa diambil dari kejujuran yang dilakukan juru parkir tersebut. Sikap tersebut harus menjadi teladan untuk semua orang.

”Sikap jujur Sularto sangat berkesan dan menjadi inspirasi yang sangat berharga bagi kita semua. Dia menjadi agen kejujuran yang bisa dicontoh semua masyarakat,” katanya.***

Bagikan: