Pikiran Rakyat
USD Jual 13.986,00 Beli 14.084,00 | Umumnya cerah, 33 ° C

Jalur Kereta Api Selatan Kembali Normal Malam Ini

Windiyati Retno Sumardiyani
Rel Kereta Api
Rel Kereta Api

TASIKMALAYA,(PR).- Jalur kereta api selatan diprediksi bisa digunakan kembali malam ini. Pembersihan jalur kereta api yang tertutup longsor di Kabupaten Garut diprediksi selesai pukul 19.30 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daop II Bansung Joni Martinus mengatakan,dari 4 titik jalur yang tertimbun longsor,  pembersihan tinggal fokus di satu titik yakni KM 231. 

"Setelah mendapat bantuan 3 unit becho, pembersihan material longsor bisa lebih cepat. Target dimajukan dari pukul 23.00 sekarang menjadi 19.30," ucap Joni. 

Menurut Joni, saat ini, satu rangkaian kereta api Malabar sudah melintasi jalur selatan. Kereta Malabar sudah bertolak dari Bandung pukul 15.45. 

"Keberangkatan malam sudah lancar kembali, kereta pertama yang melintasi jalur selatan adalah Kereta Malabar," ucap Joni.

Sebelumnya, dua kereta api Pasundan jurusan Kiara Condong- Stasiun Gubeng Surabaya, dan Argowilis jurusan Stasiun Bandung-Stasiun Gubeng Surabaya diberangkatkan dari Stasiun Tasikmalaya. Ratusan penumpang diangkut dari Bandung menuju Tasikmalaya menggunakan bus. 

Kepala Stasiun Tasikmalaya Toni Harianto mengatakan, Kereta Pasundan mengalami keterlambatan sekitar 115 menit menit dari jadwal yang ditentukan. Kereta yang dijadwalkan bertolak dari Stasiun Tasikmalaya pukul 08.40, baru berangkat pukul 10.37. Sementara kereta Argowilis mengalami keterlambatan sekitar 127 menit. Dari jadwal 11.16 dari Stasiun Tasikmalaya, KA Argowilis baru diberangkatkan pukul 13.22. 

"Ada sekitar 6 bus dari Kiaracondong, dan 1 bus dari Cipendeuy untuk KA Pasundan, sementara 4 bus penumpang Argowilis. Penumpang dari Tasikmalaya ada 89 orang," ucap Toni. 

Longsor pertama kali ditemukan petugas penjaga daerah rawan pada Rabu, pukul 17.00. Longsor pertama kali ditemukan di KM 233+0/1 antara Bumiwaluya-Cipendeuy, terdapat longsoran menutupi jalur kurang lebih 10 meter. Ternyata longsor terjadi di beberapa titik susulan yakni di KM 230,231,232, dan 231. 

Longsoran dengan panjang timbunan bervariasi antara 10 hingga 100 meter dengan ketinggian timbunan 1 hingga 7 meter tersebut menyebabkan operasional kereta mengalami gangguan. PT KAI Daop II pun melakukan berbagai perubahan pola operasi agar kereta tetap beroperasi. 

Atas longsor yang menutup jalur kereta api selatan,  beberapa kereta yang memutar ke jalur utara melintasi Purwakarta-Cikampek-Cirebon- Purwokerto-Kroya. Kereta tersebut yakni KA Kahuripan, Serayu, Kutojaya Selatan, Mutiara Selatan, Turangga, dan Lodaya. Sementara KA Malabar tujuan Malang dapat berangkat melalui jalur selatan pada 15.45.***

Bagikan: