Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 24.9 ° C

Bayi yang Dibuang Jadi Rebutan Warga

Dodo Rihanto

KARAWANG, (PR).- Sesosok bayi laki-laki menjadi rebutan sejumlah ibu rumah tangga di Karawang. Bayi tersebut sebelumnya ditemukan tergeletak di pinggir jalan dekat jembatan Sungai Citarum di Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Jumat 27 Oktober 2017.

Bayi itu diduga sengaja dibuang orangtuanya. Indikasi ke arah itu terlihat dari kondisi bayi yang masih berlumuran darah saat ditemukan warga sekitar.

Bahkan bayi tersebut hanya diletakan begitu saja di dalam kardus dengan tali pusar masih menempel. Beruntung, seorang warga tempat, Arif Sarjono, mendengar tangisan bayi dalam kardus itu.

Saat itu, Arif, kebetulan sedang berjalan di dekat jembatan. Ketika mendengar suara tangisan bayi, Arif segera mencari sumber suara tersebut.

Dia kaget begitu mengetahui tanguisan itu berasal dari sebuah kardus yang tergelatak di tepi jembatan. Ketika dibuka, ternyata, ternyata di dalamnya memang ada sesosok bayi yang masih merah.

"Sepertinya bayi itu belum lama lahir, karena masih terlihat bercak darah dan ari-arinya masih menempel," kata Arif.

Telusuri bidan



Penemuan bayi tersebut oleh Arif dilaporkan ke kepala dusun setempat. Akhirnya bayi malang itu segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar bisa mendapatkan perawatan yang layak.

Setelah itu, warga melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Sektor Telukjambe Timur. Saat itu juga, Kapolsek Telukjambe Timur, Endang Kusnandar, langsung mendatangi lokasi penemuan bayi dan melakuan olah TKP.

"Kami langsung berupaya mencari pelaku pembuangan bayi ini. Sejumlah bidan kami datangi untuk mendata siapa saja ibu hamil yang memeriksakan kandungan ke bidan tersebut," ujar Endang.

Niat adopsi



Sementara itu, puluhan ibu rumah tangga, banyak yang melihat kondisi bayi itu di RSUD. Beberapa di antaranya bahkan secara terang-terangan berniat mengadopsi bayi tersebut.

"Saya tidak habis pikir mengapa ada orangtua yang tega membuang bayinya. Padahal, banyak orangtua yang menginginkan punya anak. Jika boleh, saya mau mengadopsi bayi," ujar Lilis, warga Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur.

Lilis adalah salah satu warga dari sekian banyak warga yang berniat untuk mengadopsi bayi itu. Bahkan, ada seorang gadis bernama Maemunah yang juga ingin membesarkan bayi itu.

"Kasihan aja. Padahal bayinya sangat tampan, kalau boleh biar saya yang ngurus," kata Maemunah penuh harap.***

Bagikan: