Pikiran Rakyat
USD Jual 14.449,00 Beli 14.351,00 | Umumnya berawan, 25.5 ° C

Sudah 75% Pengguna Tol di Jawa Barat Gunakan E-Toll

Hendro Susilo Husodo
Penggunaan kartu E-Toll.
Penggunaan kartu E-Toll.

NGAMPRAH, (PR).- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Wiwiek Sisto Widayat menyatakan bahwa sekitar 75 persen pengendara di ruas jalan tol yang ada di Jawa Barat sudah menggunakan kartu transaksi tol elektronik  atau e-Toll. Hingga 31 Oktober 2017 nanti, lebih dari 35.000 kartu akan didistribusikan secara gratis dan masih bisa ditambah jika diperlukan.

"Untuk e-Toll kami terus berkoordinasi. Kami bertanggung jawab terhadap yang ada di Cipularang dan sekitarnya. Dari laporan beberapa waktu terakhir, sudah 75 persen pengendara yang sudah menggunakan kartu e-Toll, baik di pintu masuk maupun pintu keluar tol," kata Wiwiek. Dia mengungkapkannya seusai peresmian Program Sosial Bank Indonesia di Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 19 Oktober 2017.

Sampai dengan 31 Oktober 2017, lanjut dia, saat ini pendistribusian kartu e-Toll di gardu-gardu yang ada di jalan tol masih terus dilakukan. Pasalnya, setelah itu di semua pintu tol transaksinya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan e-Toll. Di setiap gardu, kata dia, kartu e-Toll akan dibagikan gratis jika pengendara tak memilikinya.

"Masih terus dijual di gardu-gardu. Sekarang itu adalah waktunya membeli kartunya dengan gratis. Harga kartunya saja itu kan Rp 20.000, tapi kalau isinya harus bayar. Jadi, kalau dulu itu beli kartunya Rp 50.000 terisi saldo Rp 30.000, kalau sekarang sampai akhir bulan nanti beli Rp 50.000 ya saldonya Rp 50.000 juga," kata Wiwiek.

Menurut dia, Kanwil BI Jabar telah menyiapkan lebih dari 35.000 kartu e-Toll untuk disebarkan di berbagai ruas jalan tol. Kalau kurang, kebutuhan kartu e-Toll pun masih bisa ditambah.

"Itu dari beberapa bank, dibagi-bagi. Ada BRI, Mandiri, BNI, BCA, BJB juga ada. Total disiapkan 1,5 juta kartu secara nasional. Di Jabar itu, yang Purbaleunyi dari 35.000 keping akan ditambah kalau ternyata kurang," tutur dia.

Beragam transaksi



Wiwiek menambahkan, di sejumlah rest area juga telah difasilitasi untuk pengisian saldo. Begitu pula di gerbang tol khusus yang menggunakan fasilitas e-Toll dapat dilakukan penambahan saldo. Selain itu, kartu tersebut juga dapat digunakan untuk bertransaksi lainnya.



"Uang ini bisa dipakai buat macam-macam, buat belanja di minimarket atau SPBU juga bisa. Memang secara transaksi buat uang elektronik itu baru sedikit, karena baru kami perkenalkan. Saldonya juga kan di bawah Rp 1 juta. Jadi penggunaan uang elektronik ini belum sampai ratusan miliar rupiah," tukasnya.***

Bagikan: