Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.505,00 | Umumnya berawan, 27.7 ° C

Ratusan Ribu Lembar Uang Palsu Dibakar

Ahmad Rayadie
WAKIL Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono didampingi Kejari Cibadak, Sofyan Selle dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi, Dani Yus Daniel, Kamis 19 Oktober 2017 memusnahkan tujuh ratus lima puluh ribu lembar uang palsu, dimusnakan di kantor Kejaksaan Negri (Kejari) Cibadak, Kabupaten Sukabumi.*
PALABUHANRATU, (PR).- Tujuh ratus lima puluh ribu lembar uang palsu, Kamis 19 Oktober 2017 dimusnakan di kantor Kejaksaan Negri (Kejari) Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Pemusnahan uang palsu pecahan lembaran seratus ribu dan lima puluh ribu rupiah setara lebih dari Rp. 766.100.000 dengan cara dibakar.

Pembakaran uang palsu yang disaksikan Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono dan Kejari Cibadak, Sofyan Selle dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi, Dani Yus Daniel berasal dari tiga orang otak pelaku pembuat dan peredaran uang palsu.

Ketiga pelaku yang telah dijatuhi hukuman penjara, kini mendekam di terali besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Warung Kiara. Uang palsu tidak hanya disita dari tangan BI alias Doyok bin Usep Sudrajat. Tapi upal yang turut dimusnakan dari dua terdakwa lainnya, yakni Li dan YU.

“Uang palsu dimusnahkan dengan cara dibakar telah memenuhi kekuatan hukum tetap.. Barang bukti yang dimsunahkan telah mencapai tahapan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Palabuhanratu,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), Kejaksaan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Yeriza Adhytia.

Selain memusnahkan uang palsu, kata Yeriza Adhytia, pihak kejaksaan turut serta membakar barang bukti lainnya. Tidak hanya sebanyak 220.945 butir obat keras, sabu-sabu seberat 127.8777 gram seharga Rp. 255.755.400, dan daun ganja kering siap jual sebanyak 32.116.8045 gram setaran Rp. 112.408.815.

“Tapi kami turut menyita dan memusahkan tiga belas senjata api laras panjang jenis cuplis dan 23 senjata tajam berbagai jenis dan ukuran dengan cara dipotong menggunakan gergaji mesin listrik. Sedangkan sebanyak enam belas orang pembawa sempi dan tajam kini telah menjadi terdakwa dan menjalani hukuman penjara ,” katanya.

Yeriza Adhytia mengatakan seluruh barang bukti yang dimusnahkan di halaman Kejari Cibadak diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar disita sejak 2014 lalu hingga awal 2017 ini. “Tidak semua barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar. Tapi ada barang bukti sitaan dilebur dengan air dan dipotong menggunakan alat khusus,” katanya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi, Dani Yus Daniel mengatakan pemusanahan barang bukti sabu yang diperkirakan mencapai senilai lebih dari Rp 800 juta dari sepuluh jaringan pengedar narkotika.

Sebagian pelaku yang diperkirakan lebih dari 23 orang telah kini telah mendekam di penjara. “Sedangkan sebagian lagi tengah menjalani persidangan dan menunggu vonis hukuman penjara,” katanya.***
Bagikan: