Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 29.2 ° C

Minta Upah Naik 50%, Buruh Subang Demo Kantor Bupati

Yusuf Adji
RATUSAN massa gabungan beberapa serikat buruh mendatangi kantor Pemkab Subang. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan di antaranya menolak PP 78 tahun 2015 dan mendesak perda ketenagakerjaan dituntaskan.*
RATUSAN massa gabungan beberapa serikat buruh mendatangi kantor Pemkab Subang. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan di antaranya menolak PP 78 tahun 2015 dan mendesak perda ketenagakerjaan dituntaskan.*

SUBANG, (PR).- Ratusan massa gabungan beberapa serikat buruh mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Subang, Kamis 19 Oktober 2017. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan. Salah satunya menolak formula PP Nomor 78 tahun 2015 dalam merumuskan kenaikan Upah Minimum Kabupaten 2018. Selain itu, mereka juga meminta upah minimum tahun 2018 naik 50 persen.

Desakan itu disampaikan saat buruh melakukan orasi di halaman Kantor Pemkab Subang. Para buruh juga menegaskan menolak gaji murah dan mendesak agar Pemkab Subang segera menuntaskan perda ketenagakerjaan. Perwakilan buruh dari masing-masing serikat pekerja bergantian melakukan orasi.

“Kami tegaskan akan terus berjuang agar nasib buruh ada perubahan. Jadi sampai titik darah penghabisan kami menolak sistem pengupahan berdasarkan PP No 78 tahun 2015,” kata salah satu perwakilan buruh, Esti.

Upah di bawah UMK



Selain itu, dalam aksinya para buruh juga menegaskan, mereka menolak gaji dibawah UMK dan menolak adanya upah sektor padat karya.

“Pemerintah harus pro terhadap buruh. Kami semua menolak upah murah,” kata dia.

Mereka juga menyayangkan Perda Ketenagakerjaan prosesnya sampai saat ini belum ada kejelasan. Padahal perda itu dibutuhkan, apalagi saat ini kondisi buruh di Subang memprihatinkan. Menurut pandangan mereka, buruh tenaganya terus diperas perusahaan, tetapi diberi gaji murah.

"Kami minta pemerintah segera menyelesaikan Perda Ketenagakerjaan. Kami juga minta upah minimum tahun 2018 naik 50 persen,” tegas Esti.

Dari pantauan dalam aksinya ratusan massa gabungan berbagai serikat buruh datang melakukan konvoi. Mereka berkumpul di Kecamatan Kalijati lalu bergerak menuju Subang melewati kantor Dinas Keterangan Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Subang. Juga melintasi Gedung DPRD dan dilanjutkan ke Kantor Bupati Subang. Didepan kantor bupati, masing-masing dari perwakilan buruh melakukan orasi.

Selama aksi berlangsung, massa buruh mendapat pengawalan petugas kepolisian dari Polres Subang.***

Bagikan: