Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Gagal Didanai DAK, Proyek Jalan di Kabupaten Bogor Dibebankan ke APBD

Hilmi Abdul Halim

CIBINONG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan Rp 18 miliar untuk biaya pemeliharaan jalan yang batal diperbaiki menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 94,4 miliar. Anggaran pemeliharaan jalan itu diusulkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2017.

Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah mengakui usulan itu diprioritaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat daerahnya.

"Usulannya Rp 18 miliar untuk pemeliharaan karena ada DAK untuk peningkatan jalan tidak terserap," katanya menegaskan, Jumat 15 September 2017.

Syarifah mengatakan pembahasan usulan itu sudah diselesaikan selama beberapa hari terakhir. Rancangan Perubahan APBD 2017 rencananya akan disahkan pada Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor pekan depan.

Proyek peningkatan jalan yang dialokasikan dari DAK 2017 berjumlah sembilan paket. Proyek-proyek itu batal direalisasikan hingga pertengahan tahun ini. Pembatalan proyek infrastruktur membuat DAK sebanyak Rp94,4 miliar terpaksa dikembalikan ke pemerintah pusat bahkan terancam dikurangi jumlahnya pada saat pemerintah daerah mengusulkan lagi tahun depan.

Protes warga



Pembatalan proyek sempat menyulut protes masyarakat seperti dilakukan masyarakat Kecamatan Ciawi beberapa waktu lalu. Mereka menyesalkan pembatalan dua proyek peningkatan jalan di wilayahnya bernilai total Rp 11,7 miliar. Warga yang berdemonstrasi menemui langsung Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Yani Hassan.

Kepada masyarakat yang ditemuinya, Yani beralasan pembatalan proyek disebabkan waktu pengerjaan yang sangat singkat. Selain itu, ia mengakui perencanaan proyek tersebut terlambat karena berbagai macam kendala proses lelang.

Dua proyek pekerjaan peningkatan di wilayah Kecamatan Ciawi ialah Jalan Teluk Pinang-Banjarwaru senilai Rp4,2 miliar dan Jalan Banjarwaru-Tapos yang berada di wilayah Kecamatan Ciawi.

"Kita targetkan pekan ketiga September 2017 bisa dimulai (pemeliharaan jalan). Karena Pak Sekda sudah menyetujui usulan itu masuk di APBD Perubahan," kata Yani menegaskan.***

Bagikan: