Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Umumnya berawan, 24.6 ° C

5.000 Buruh Gelar Kirab Bendera

Tommi Andryandy
RIBUAN buruh beserta warga Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi menggelar kirab bendera, Minggu 20 Agustus 2017. Kirab melibatkan 5.000 bendera dengan panjang arak-arakan hampir mencapai satu kilometer.*
RIBUAN buruh beserta warga Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi menggelar kirab bendera, Minggu 20 Agustus 2017. Kirab melibatkan 5.000 bendera dengan panjang arak-arakan hampir mencapai satu kilometer.*

BADAN jalan nasional Pantura Bekasi-Karawang dibuat memerah, Minggu 20 Agustus 2017. Sempat membuat kepadatan, namun suka cita begitu terasa pada lautan manusia. Memperingati dirgahayu ke-72 Republik Indonesia, kirab berjumlah 5.000 peserta ini digelar penuh semangat.

"Merdeka," kata ribuan peserta yang diucapkan berungkali di sepanjang arak-arakan. Kirab digelar para buruh beserta warga Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Kirab yang dimulai dari Jalan Karangsari ini kemudian mengambil rute hingga jalur Pantura. Panjang arak-arakan bahkan nyaris mencapai satu kilometer.

"Awalnya justru kami ingin menggelar kirab bendera yang panjangnya pas 1 kilometer dengan lebar 4 meter. Namun, kami pikir kirab bersama warga saja dulu. Tujuannya agar menyemarakkan HUT ke-72 RI ini," kata ketua panitia pelaksana, Panca Bantala.

Kirab bendera satu sepanjang 1 kilometer akhirnya diubah menjadi kirab dengan 5.000 bendera merah putih kecil yang terbuat dari kertas berlapis plastik. Bendera itu pun dibawa oleh ribuan peserta dari berbagai usia dan kalangan. "Sengaja kegiatan ini kami lakukan pada hari Minggu karena mayoritas kami buruh yang sedang merdeka dari bekerja," ucap dia.

Menangkal perpecahan



Kepala Desa Karangsari, Umbara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari para pemuda untuk memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. "Katanya supaya masyarakat sekitar bisa timbul rasa nasionalisme serta mempunyai nilai-nilai Pancasila. Kami selaku pemerintah desa mendukung kegiatan-kegiatan pemuda yang positif," ucapnya.

Turut hadir dalam kirab ini anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno. Ia mengatakan, kegiatan kirab baiknya digelar di setiap wilayah. Kegiatan yang mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dinilai ampuh menangkal segala bentuk isu perpecahan.

Dia juga menilai, dalam beberapa waktu terakhir masyarakat kerap digiring dalam berbagai isu SARA. Bagi mereka yang mulai luntur semangat persatuannya, penggiringan tersebut bakal menimbulkan perpecahan. "Makanya masyarakat harus diingatkan jika isu tersebut hanya dilakukan oleh orang bertanggung jawab demi kepentingan pribadi atau golongannya. Maka kegiatan seperti ini baiknya diselenggarakan rutin, tidak hanya pada momentum Agustusan," ucap dia.***

Bagikan: