Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

Bangun SDM di Daerah 3T, Puan Maharani Minta Masukan

Hilmi Abdul Halim
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani seusai menjadi orator acara Dies Natalis ke-12 Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Senin, 7 Agustus 2017. Pada kesempatan itu, ia mengajak para akademisi berkontribusi membangun manusia khususnya di wilayah perbatasan negara.*
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani seusai menjadi orator acara Dies Natalis ke-12 Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Senin, 7 Agustus 2017. Pada kesempatan itu, ia mengajak para akademisi berkontribusi membangun manusia khususnya di wilayah perbatasan negara.*

CIBINONG, (PR).- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meminta masukan akademisi perguruan tinggi dalam menyelesaikan permasalah kesejahteraan sosial. Salah satunya akan dilibatkan dalam pembangunan manusia di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Hal itu disampaikan kepada para mahasiswa dan dosen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Senin, 7 Agustus 2017. "Banyak hal yang dibutuhkan terutama kebutuhan dasar (pendidikan, kesehatan dan pasar)," kata Puan seusai berorasi pada acara Dies Natalis ke-12 Fema IPB tersebut.

Setelah sempat mengunjungi langsung daerah-daerah perbatasan negara beberapa waktu lalu, Puan mengatakan pemerintah langsung membuatkan pos lintas batas khususnya di wilayah 3T. Selain itu, ia berencana menempatkan para mahasiswa selama beberapa waktu di sana.

Di sekitar pos lintas batas itu, pemerintah mendorong pembangunan fasilitas umum seperti pusat kesehatan masyarakat, sekolah dan pasar tradisional. Ketiga aspek itu menurut Puan, dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di wilayah 3T.

Pembangunan tersebut menurutnya dibiayai oleh negara melalui dana desa. "Dana desa jumlahnya sudah sangat besar kami harapkan bisa masuk ke daerah-daerah 3T sehingga daerah tersebut bisa berkembang," kata Puan Maharani meyakinkan pembangunan infrastruktur yang dimaksud telah dilakukan di sana.

Kesulitan



Dalam pidatonya, Puan menyinggung progres pembangunan manusia yang dilakukan pemerintah selama ini kurang berjalan lancar. Ia mengaku kesulitan menyelesaikan permasalahan kesejahteraan sosial karena hal itu dianggap bukan hanya tugas pemerintah tapi masyarakat seluruhnya.

Termasuk, kata dia, pihak akademisi khususnya yang mempelajari bidang pembangunan manusia di IPB dan satu-satunya di Indonesia. "Permasalahan yang dihadapi pemerintah ternyata audah dikaji di sini (IPB). Sehingga saya akan menjalin kerja sama dan mendorong Kementrian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi bekerja sama lebih efektif," kata Puan.***

Bagikan: