Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 29.9 ° C

Jemaah Haji Kabupaten Bogor Mulai Diberangkatkan

Hilmi Abdul Halim
SEJUMLAH calon haji berbelanja perlengkapan untuk selama di Tanah Suci di halaman Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu 26 Juli 2017 lalu.
SEJUMLAH calon haji berbelanja perlengkapan untuk selama di Tanah Suci di halaman Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu 26 Juli 2017 lalu.

CIBINONG, (PR).- Kelompok Terbang (kloter) pertama jemaah haji asal Kabupaten Bogor dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jumat 28 Juli 2017 pukul 04.00 ini. Jemaah asal Kabupaten Bogor sebanyak 13 orang bergabung dengan jemaah asal Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur terlebih dulu menginap di asrama wilayah Bekasi.

Pemerintah daerah setempat melepas jemaah secara simbolis di Lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Kamis 27 Juli 2017. Pelepasan diwakili Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor Syamsudin dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah setempat Enday Zarkasyi.

Syamsudin berpesan pada jemaah agar menjaga kondisi kesehatannya masing-masing sepanjang rangkaian ibadah haji kali ini. "Jemaah haji diharapkan betul-betul melakukan ibadahnya karena pemerintah sudah menjamin semua akomodasi, tinggal betul-betul ibadahnya saja," katanya seusai melepas jemaah.

Sementara itu, Enday menjumlahkan keseluruhan jemaah yang berangkat pada kloter kedua secara nasional itu sebanyak 404 orang, ditambah enam orang petugas yang mendampingi mereka. Sedangkan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Bogor tahun ini mencapai 3.478 orang. Mereka terbagi dalam 11 kloter selama dua gelombang keberangkatan.

"Semua jemaah kondisinya sehat karena sudah melewati pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan daerah," kata Enday. Ia berpesan jemaah memanfaatkan kesempatan berhaji sebaik-baiknya.  Ia menganggap kesempatan haji seseorang saat ini belum tentu bisa dua kali seumur hidupnya.

Pasalnya, daftar haji kedua bagi yang pernah berhaji dibolehkan setelah 10 tahun dengan daftar tunggu hingga sekitar 13 tahun. Salah seorang jemaah asal Kabupaten Bogor, Usep (65) merasa bersyukur bisa menunaikan rukun imannya ke Tanah Suci tahun ini. "Sudah lima tahun menunggu akhirnya bisa berangkat sama istri. Mudah-mudahan bisa jadi haji yang mabrur," katanya saat pelepasan jemaah.***

Bagikan: