Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Umumnya cerah, 22.6 ° C

Seribu Pekerja Bekasi Mudik Gratis dengan BPJS Ketenagakerjaan

Riesty Yusnilaningsih
DIREKTUR Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Enda Ilyas Lubis, melepas pekerja yang mudik gratis bersama BPJS Ketenagakerjaan di Gelanggang Olah Raga Bekasi, Jumat 23 Juni 2017.*
DIREKTUR Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Enda Ilyas Lubis, melepas pekerja yang mudik gratis bersama BPJS Ketenagakerjaan di Gelanggang Olah Raga Bekasi, Jumat 23 Juni 2017.*

BEKASI, (PR).- Sedikitnya 1.000 pemudik diberangkatkan BPJS Ketenagakerjaan di Bekasi, Jumat 23 Juni 2017. Pemudik yang pergi dengan 22 armada mudik gratis itu bertolak dari Gelanggang Olah Raga Bekasi.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Enda Ilyas Lubis, mengatakan, selain di Kota Bekasi, juga diberangkatkan dari beberapa kota lainnya. Pemberangkatan dilakukan secara serentak, salah satunya dari Jakarta dan Karawang. Total pemudik yang diberangkatkan dari berbagai titik tolak itu berkisar sekitar 5.000 orang untuk tujuan berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.

"Program ini merupakan wujud terima kasih BPJS Ketenagakerjaan kepada perusahaan yang tertib administrasi. Mereka telah melakukan pembayaran dan pendaftaran pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

Menurut Enda, kegiatan ini juga diselenggarakan sebagai tanggung jawab sosial BPJS Ketenagakerjaan. Mereka mengakomodasi keinginan para peserta bisa mudik bersama keluarganya ke kampung halaman. "Melalui program ini, mudah-mudahan kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan semakin meningkat," katanya.

Arus mudik di Garut



Sementara itu, seperti dilaporkan Kantor Berita Antara, jalur mudik lintas Kadungora-Leles-Tarogong, Garut, terdapat jalan rusak bergelombang. Kondisi itu akan mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara di jalur itu.

Pengendara sepeda motor, Ari Maulana, mengatakan bahwa jalan yang tidak rata itu berada di beberapa titik sepanjang jalur Kadungora, Leles hingga memasuki kawasan Tarogong. "Beberapa titik jalannya tidak rata karena banyak tambalan jalan yang dibuat tidak rapi," kata pria asal Kota Depok itu.

Pengguna jalan lainnya, Firman mengeluhkan hal serupa hingga mengganggu kenyamanan laju kendaraan. Seharusnya, kata dia, kondisi jalan tersebut diperbaiki oleh pemerintah untuk kenyamanan dan keamanan pengendara. Apalagi saat ini sedang musim arus mudik Lebaran.

Pengendara lain asal Kabupaten Garut, Muslim mengatakan, jalan rusak di sepanjang jalur Leles hingga Tarogong itu sudah lama rusak bergelombang. Ia mengaku harus melambatkan laju kendaraan saat melintasi jalan bergelombang tersebut.

Selain jalan bergelombang, di jalur tersebut minim penerangan jalan saat malam hari. Beberapa titik jalan yang minim penerangan di antaranya daerah tanjakan Leles, dan Pasir Bajing.***

Bagikan: