Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 21.2 ° C

Jalur Pantura Bisa Dipakai Pemudik Tahun Ini

Yusuf Adji
JALAN nasional pantura Subang sudah siap dijajal pemudik, dari Patokbeusi hingga pusakanagara kondisi jalan relatif bagus tinggal dibeberapa lokasi sisa pekerjaan belum tuntas seperti sekitar sungai ciasem. Sedangkan jalur sebaliknya biasa dipakai arus balik perbaikan masih berlangsung.*
JALAN nasional pantura Subang sudah siap dijajal pemudik, dari Patokbeusi hingga pusakanagara kondisi jalan relatif bagus tinggal dibeberapa lokasi sisa pekerjaan belum tuntas seperti sekitar sungai ciasem. Sedangkan jalur sebaliknya biasa dipakai arus balik perbaikan masih berlangsung.*

SUBANG, (PR).- Kondisi jalan nasional di jalur pantura Kabupaten Subang secara keseluruhan sudah siap dilalui pemudik pada Idulfitri tahun ini. Pengguna jalan tetap harus hati-hati karena di beberepa lokasi kondisi jalan bergelombang, banyak tambalan tak rata, dan ada pula yang belum tuntas perbaikannya.

Pantauan Kamis, 1 Juni 2017, kondisi jalan pantura Subang yang biasa digunakan pemudik, mulai Patokbeusi (perbatasan Karawang), Sukamandi - Ciasem - Sukasari - Pamanukan hingga Pusakanagara sudah relatif bagus. Badan jalan sebagian sudah dibeton rigid dan dilapis hotmix.

Di beberapa lokasi kondisi jalan masih bergelombang dan banyak tambalan menonjol. Seperti di daerah Patok Beusi dan Sukamandi. Selain itu ada pula sisa-sisa perbaikan yang belum tuntas dikerjakan, sehingga cukup mengganggu pengguna jalan. Seperti di sekitar jembatan Sungai Ciasem. Selain itu ada juga beberapa bagian jalan masih rusak tapi tak terlalu banyak.

"Kalau dari arah Patokbeusi hingga Pusaka di perbatasan Indramayu buat mudik sudah lumayan bagus, cuma di sukamandi dan Ciasem kondisi jalannya masih bergelombang," ujar Munandar, warga Ciasem Subang.

Kondisi berbeda tampak di jalur sebaliknnya, dari arah Pusaka ke Patokbeusi. Jalur yang biasa digunakan saat arus balik nanti, di beberapa lokasi banyak terdapat bagian yang rusak dan bergelombang. Aktifitas perbaikan masih berlangsung di perbatasan Pusaka dengan Indramayu, serta di daerah Pamanukan.

"Kami sudah melakukan koordianasi dengan berbagai pihak terkait, diharapakan pada saat arus mudik maupun balik sudah siap digunakan. Kendala perbaikan jalan yaitu terkait kewenangan ada kabupaten, provinsi dan pusat," ujar Kapolres Subang Yudi Sulistianto Wahid.

Pemudik bersepeda motor



Dikatakan Yudi, jalur pantura setiap musim mudik selalu didominasi pengguna sepeda motor. Sedangkan pemudik yang menggunakan mobil kebanyakan lebih memilih menggunakan Jalan Tol Cipali.

Pada saat arus mudik nanti berlangsung di Jalan Pantura Subang akan disiapkan satu area peristirahatan bagi pemudik bersepeda motor. Lokasinya di Kecamatan Ciasem, itu sudah rutin digunakan setiap tahun. Tim dari Kakorlantas sudah datang dan melakukan pengecekan.

"Kami juga meminta tiap Mapolsek yang dilalui pemudik menyiapkan tempat istirahat," ujarnya.

Tim survei lokasi area peristirahatan pemudik sepeda motor dari Korlantas Polri datang ke Subang pada Senin lalu. Dari hasil pengecekan tim, lokasi area peristirahatan bagi pemudik sepeda motor di daerah Ciasem secara umum lokasinya siap digunakan. Berbagai kelengkapan sarana prasarana segera diajukan ke Korlantas.***

Bagikan: