Pikiran Rakyat
USD Jual 14.080,00 Beli 13.780,00 | Sebagian berawan, 20.2 ° C

Mafia Tanah Kuasai 70 Persen Lahan Negara

Dodo Rihanto
Alih Fungsi Lahan.*
Alih Fungsi Lahan.*

KARAWANG, (PR).- Lebih dari 70 persen lahan milik negara, saat ini dikuasi pemilik modal dan mafia tanah. Mereka mendapatkan lahan tersebut secara gampang karena didukung oleh pemerintahan masa lalu.

Akibat hal itu, lahan negara yang semestinya digunakan untuk menyejahterakan rakyat, hanya bisa dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu. Sementara rakyat yang minta haknya malah ditindas.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah, Benny Ramdhani, saat mengunjungi ratusan petani korban konflik agraria asal Karawang yang ditempatkan di Rumah Dinas Bupati (RDB) Karawang, Rabu, 17 Mei 2017.

"Para mafia tanah itu menguasai lahan negara dengan cara berkomplot dengan oknum-oknum pegawai BPN. Jika terjadi keributan merekapun tak segan menyuap oknum aparat penegak hukum," ujar Benny dengan nada keras.

Disebutkan Benny, rakyat yang berkonflik dengan pengusaha hitam tersebut selalu kalah, dan bahkan kerap dikriminalisasi. Pasalnya, rakyat tidak mampu membayar oknum aparat.

Menurut Benny, kriminalisasi aparat terhadap rakyat, khususnya petani Telukjambe, akan dilaporkan DPD kepada Kapolri. Demikian pula, penguasaan lahan negara oleh pengusaha akan diusut dan dipertanyakan kepada pihak-pihak terkait.

"Hal ini menjadi urusan DPD. Siapa yang memberikan izin lahan negara itu dikelola pengusaha yang akhirnya menyengsarakan rakyat," kata Benny.

Dalam kesempatan tersebut, Benny Ramdhani berharap pemerintah bisa menyelesaikan kasus sengketa tanah di Karawang secara cepat. Benny bahkan mengancam akan ikut melakukan aksi bersama petani Telukjambe, jika pemerintah ingkar janji menyiapkan lahan untuk pemukiman dan garapan.***

Bagikan: