Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Umumnya cerah, 23.8 ° C

Gerbang Tol Darurat Dibuka Besok

Ira Vera Tika
PEMASANGAN sarana dan prasarana Gerbang Tol Darurat exit Sawit, di Kilometer 99+400, Desa Sawit, Darangdan, Purwakarta, pada Kamis, 9 Maret 2017. Jalur darurat tersebut rencananya akan dibuka pada Jumat, 10 Maret 2017 bagi kendaraan golongan II dan III.*
PEMASANGAN sarana dan prasarana Gerbang Tol Darurat exit Sawit, di Kilometer 99+400, Desa Sawit, Darangdan, Purwakarta, pada Kamis, 9 Maret 2017. Jalur darurat tersebut rencananya akan dibuka pada Jumat, 10 Maret 2017 bagi kendaraan golongan II dan III.*

PURWAKARTA, (PR).- Gerbang tol darurat Exit Sawit di Kilometer 99+400 di ruas Tol Purbaleunyi, Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta segera dibuka pada Jumat, 10 Maret 2017. Pertimbangan tersebut mengingat kondisi di ruas Tol Jatiluhur yang mengalami penumpukan kendaraan dan mengakibatkan macet parah hingga jalur arteri Padalarang-Purwakarta.

Berdasarkan pantauan "PR", proses pemasangan sarana dan prasarana hingga Kamis, 9 Maret 2017 pukul 20.00 malam sudah mencapai 80 persen. Kendaraan golongan II dan III sebagian akan dialihkan ke jalur darurat tersebut, tetapi bersifat kondisional. 

Hal tersebut disampaikan oleh General Manager Tol Purbaleunyi, Ricky Distawardhana, saat ditemui di lokasi. Dia mengungkapkan, gerbal tol darurat dibuka berdasarkan pertimbangan di lapangan. Dia mengungkapkan, sejak Senin, 6 Maret 2017 lalu kemacetan parah terjadi dan kendaraan bisa tertahan berjam-jam di ruas Tol Jatiluhur.

"Sifatnya situasional dan darurat untuk mengurai penumpukan kendaraan di (tol) Jatiluhur. Tidak dibuka secara permanen," ujarnya.

Pengalihan arus pun hanya diperuntukan bagi kendaraan golongan II dan III saja. Sebab secara geometrik, tol darurat tidak ideal untuk dilewati kendaraan lebih dari golongan tersebut. "Kalau semua dialihkan, nanti bisa stagnan dan lebih parah. Jadi seperti di Tol Jatiluhur," kata dia.

Tol darurat pun takkan dibuka setiap saat, bergantung kondisi. Jika macet parah, maka truk golongan II dan III akan dialihkan exit Sawit.

"Daripada berhenti total, tidak setiap saat, hanya beberapa jam. Tidak ada pembagian waktu. Sifatnya kondisional," ujarnya.***

Bagikan: