Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sebagian cerah, 28.2 ° C

Lagi, Rotasi Massal Pemkab Bekasi

Tommi Andryandy
PARA camat saling memasangkan pangkat di sela-sela pelantikan 749 aparatur sipil negara di Gedung Swatantra Wibawamukti Kabupaten Bekasi, Jumat, 3 Maret 2017. Bupati Neneng Hasanah Yasin merotasi para ASN setelah Pelaksana Tugas Bupati Rohim Mintareja melakukan hal serupa dua bulan lalu.*
PARA camat saling memasangkan pangkat di sela-sela pelantikan 749 aparatur sipil negara di Gedung Swatantra Wibawamukti Kabupaten Bekasi, Jumat, 3 Maret 2017. Bupati Neneng Hasanah Yasin merotasi para ASN setelah Pelaksana Tugas Bupati Rohim Mintareja melakukan hal serupa dua bulan lalu.*

CIKARANG, (PR).- Persoalan penempatan pejabat di Kabupaten Bekasi memasuki babak baru. Bupati Neneng Hasanah Yasin merotasi 749 aparatur sipil negara, Jumat, 3 Maret 2017. Sebelumnya, rotasi serupa dilakukan Plt Bupati Rohim Mintareja saat Neneng cuti Pilkada.

Sebanyak 749 pejabat yang dirotasi tersebut terbagi dalam beberapa tingkatan, yakni 25 pejabat pimpinan pratama, 165 pejabat administrator dan 559 pejabat pengawas. Dalam perubahan ini, Neneng mengembalikan beberapa pejabat ke posisi semula.

Neneng mengklaim rotasi massal jilid kedua ini telah diketahui Kementerian Dalam Negeri. Langkah ini pun dilakukan agar roda Pemerintahan Kabupaten Bekasi berjalan maksimal.  “Kami mengacu arahan Kementerian Dalam Negeri. Prinsipnya adalah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah,” kata Neneng usai pelantikan yang digelar di Gedung Swatantra Wibawamukti Kompleks Pemkab Bekasi.

Ratusan pejabat menempati posisi barunya berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi nomor 821.2/Kep.240/BKPPD/2017. Sedangkan beberapa pejabat kembali mengisi posisi semula, di antaranya Agus Trihono yang sempat ditempatkan sebagai Kepala Dinas Pertanian kini kembali menduduki posisi Kepala Dinas Pariwisata. Kemudian ada nama Abdullah Karim yang kembali menempati jabatan Kepala Dinas Pertanian setelah pada rotasi sebelumnya sempat menduduki posisi Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan.

Pengembalian posisi pun berlaku bagi para camat. Rahmat Atong kembali menjadi Camat Cikarang Barat setelah sempat dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran. Begitu pun dengan Karnadi yang kembali memimpin Kecamatan Tambun Utara setelah sempat mengenyam posisi sebagi Humas DPRD Kabupaten Bekasi sekitar dua bulan.

Neneng mengatakan, perubahan yang dia lakukan tidak sebanyak yang dilakukan Wakil Bupati Rohim ketika menggantikannya. Perubahan yang dilakukan tersebut, lanjut dia, karena ada beberapa posisi yang dinilai tidak sesuai dengan kemampuan yang bersangkutan.***

Bagikan: