Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Berawan, 22.4 ° C

Mutasi dan Rotasi Jabatan Pemkab Karawang Akhirnya Terlaksana

Dodo Rihanto
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang terkena mutasi, rotasi, dan promosi jabatan, seusai acara pelantikan mereka di Ruang Rapat Bupati Gedung Singaperbangsa, Jumat, 17 Februari 2017.*
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang terkena mutasi, rotasi, dan promosi jabatan, seusai acara pelantikan mereka di Ruang Rapat Bupati Gedung Singaperbangsa, Jumat, 17 Februari 2017.*
KARAWANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Karawang, akhirnya melakukan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan terhadap 101 pegawai negeri sipil (PNS), Jumat, 17 Februari 2017. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan terhadap para pejabat itu dilakukan setelah draf mutasi, rotasi, dan promosi mendapatkan persetujuan dari Komisi Sipil Aparatur Negara (KSAN).

"Beberapa waktu lalu, rekomendasi dari KASN belum terun, sehingga pelantikan pejabat yang terkena mutasi, rotasi, dan promosi beberapa kali tertunda," ujar Sekretaris Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Karawang, Asep Aang Rahmatullah, Jumat, 17 Februari 2017.

Disebutkan, 101 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya itu terdiri dari PNS eselon IIB, 14 orang, eselon III A 19 orang, eselon III.B 24 orang, eselon IV.A 35 orang dan eselon IV.B 9 orang. "Mutasi dilakukan sesuai Keputusan Bupati nomor 821.24/Kep.732/BKD/2017," kata Aang.

Sementara itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya mengatakan, mutasi dan rotasi akan dilakukan terus secara bertahap. Hal itu dilakukan untuk memudahkan dirinya memantau kinerja para PNS.

"Mutasi akan dilakukan secara bertahap. Bahkan minggu depan, kami bisa melakukan mutasi kembali," kata Cellica.

Menurut dia, proses mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam sebuah struktur organisasi. Oleh karena itu, hal itu jangan terlalu dibesar-besarkan, apalagi sampai menimbulkan polemik berkepanjangan.

"Semua PNS harus bekerja dengan baik. Sebab, pejabat yang baru lantik 2 bulan, bisa dirotasi ke tampat lain, jika kinerjnya kurang bagus," katanya.

Kegagalan mutasi dan rotasi yang harusnya dilakukan pekan lalu, diakui Cellica akibat adanya kesalahan teknis. "Alhamdulillah permasalahan teknis tersebut dapat kita selesaikan, sehingga mutasi, rotasi, dan promosi jabatan dapat terlaksana hari ini," katanya.

Disebutkan pula, mutasi dan rotasi merupakan amanah yang harus dijaga semua PNS. Oleh karena itu, PNS yang dipercaya memegang amanah tersebut harus siap siaga dalam bekerja.

Cellica menilai, permasalahan yang muncul di lingkungan masyarakat Karawang akibat kurang baiknya laporan dari pejabat setempat. "Kepada para camat, saya minta agar selalu stand by di kantornya. Camat jangan betah di rumah atau malah sering di luar kantor ketika bekerja,"
katanya.

Camat, kata Cellica merupakan corong bupati untuk menyampaikan program sekaligus menyerap permasalahan yang terjadi di Masyarakat. "Kepada para pejabat pengguna anggaran saya minta untuk berhati-hati, keseriusan penganggaran untuk masyarakat perlu dijalankan dengan
maksimal," katanya.***
Bagikan: