Pikiran Rakyat
USD Jual 14.619,00 Beli 14.521,00 | Berawan, 22.6 ° C

Ratusan Pengendara Motor Protes Jalur Pantura Rusak Parah

Gelar Gandarasa
PENGENDARA roda dua yang tergabung ke dalam sejumlah klub motor di Kabupaten Indramayu melakukan aksi simpatik di Pantura, Kabupaten Indramayu, Minggu, 5 Februari 2017. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan atas banyaknya korban akibat lubang jalan di Pantura.*
INDRAMAYU, (PR).- Ratusan pengendara roda dua yang tergabung ke dalam sejumlah klub motor di Kabupaten Indramayu mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki jalan di Pantai Utara. Mengingat jalur tersebut sudah banyak memakan korban jiwa akibat berlubangnya jalan. Sebagai bentuk keprihatinan, mereka melakukan konvoi dan menandai lubang jalan yang terdapat di Pantura.

Aksi tersebut dimulai dari Mapolres Indramayu. Ratusan pengendara roda dua berkonvoi menuju ke Pantura. Di Pantura mereka menandai lubang jalan yang ditemui dengan menggunakan cat. Hal tersebut dilakukan agar para pengendara dapat mengenali lubang sehingga mampu menghindar. Dengan begitu diharapkan para pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di Pantura.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Indramayu Sigit Widiyanto mengatakan, kondisi jalan di Pantura sudah sangat mengkhawatirkan. Soalnya sudah banyak korban jiwa melayang akibat berlubangnya jalan Pantura. Ia menilai, sejauh ini lubang di Jalur Pantura belum begitu mendapatkan perhatian banyak dari pemerintah.

Sigit menambahkan, dengan dibukanya tol Cipali saja masyarakat sekitar Pantura sudah menderita akibat lesunya perekonomian. Dengan berlubangnya jalur Pantura perekonomian masyarakat akan semakin terpuruk. “Saat ini pengguna jalan lebih memilih Tol Cipali karena hancurnya jalan Pantura,” ujarnya di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, Minggu, 5 Februari 2017.

Untuk itu kata Sigit, aksi simpatik tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan atas berlubangnya jalan Pantura. Selain itu aksi juga digelar guna mendesak pemerintah untuk mempercepat perbaikan lubang Pantura. Jika tak segera diperbaiki dikhawatirkan korban akibat jalan berlubang akan bertambah. “Agar lebih merespon sehingga cepat memperbaiki. Intinya itu saja,” kata Sigit. Dengan cepatnya perbaikan maka diharapkan tidak ada korban lagi akibat jalan berlubang Pantura.

Kasatlantas Polres Indramayu Asep Nugraha mengatakan, aksi simpatik tersebut telah berkoordinasi dengan pihak Polres Indramayu. “Ada tembusan ke kami ada komunitas motor akan melakukan aksi penambalan jalan sepanjang pantura,” kata Asep di Pantura. Ia menambahkan, di Pantura memang banyak terdapat lubang jalan yang membahayakan bagi para pengguna jalan.

Oleh karena itu, Polres Indramayu telah melayangkan surat kepada pihak terkait. Hasilnya belum lama ini sejumlah lubang jalan di Pantura ditambal sulam oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sebagai langkah antisipasi juga, kepolisian telah memasang sejumlah rambu peringatan agar para pengguna jalan lebih hati-hati saat melintasi jalur Pantura.

Sebelumnya diberitakan, perbaikan jalan di Pantura direncanakan dilakukan pada pertengahan bulan Februari ini. Lamanya perbaikan dikarenakan adanya proses kontrak yang harus dilalui. Kendati demikian, sejumlah lubang di Pantura perlahan mulai ditambal sulam. Meskipun saat ini masih banyak lubang yang belum ditambal sulam.***
Bagikan: