Pikiran Rakyat
USD Jual 14.628,00 Beli 14.328,00 | Cerah berawan, 27 ° C

Karawang Gandeng Swasta Bangun Pelabuhan Cilamaya

Dodo Rihanto
KARAWANG, (PR).- Setelah Pemerintah Pusat memutuskan Pelabuhan Cilamaya digeser ke Patimban, Subang, Pemerintah Kabupaten Karawang tetap optimistis daerahnya bakal punya pelabuhan bertaraf internasional. Pemkab Karawang bakal menawarkan pembangunan pelabuhan tersebut kepada pihak swasta yang siap menanggung semua biayanya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Teddy Ruspendi Sutisna, di kantornya, Selasa 10 Mei 2016). "Bupati Cellica bersama saya telah membicarakan hal tersebut secara langsung dengan Menteri Perhubunguan Jonathan Ignatius beberapa waku lalu. Beliau setuju jika pembangunan Pelabuhan Cilamaya dilaksanakan oleh swasta," ujar Teddy.

Menurut Teddy, Menhub bahkan menyatakan kesiapannnya untuk menandatangani izin pembangunan pelabuhan tersebut. Pertimbangannya, pembangunan pelabuhan yang dilakukan swasta tidak akan mengganggu keuangan negara. "Jika ada pihak swasta yang mau, mengapa tidak," ucap Teddy.

Dikatakan pula, Pemkab Karawang merasa yakin ada swasta baik perusahaan dalam negeri atau asing yang siap membanguan Pelabuhan Cilamaya. Pasalnya, letak pelabuhan tersebut lebih setrategis dalam
menundung pertumbuhan industri di Kabupaten Karawang dan Bekasi. Lebih dari, itu pembangunan Pelabuhan Cilamaya telah ditempuh melalui kajian yang panjang oleh lembaga berkompeten yakni, JICA.

"Sebenarnya pembangunan Pelabuhan Cilamaya lebih siap. Sebagai konsultan pembangunan yang ditunjuk pemerintah, JICA telah membuat kajian dan pertimbangan dari berbagai aspek. Saat ini tinggal
merealisasikannya saja," ujar Teddy.

Menurutnya, jika Pemerintah Pusat kekurangan dana untuk membangun Pelabuhan Patimban, kalangan swasta kemungkinan lebih siap membangun Pelabuhan Cilamaya.

Artinya, lanjut Teddy, peluang untuk mewujudkan Pelabuhan Cilamaya masih terbuka lebar."Mudah-mudahan ada perusahaan Jepang yang mau merealisasikannya. Terlebih, industri milik perusahaan Jepang di
Karawang dan Bekasi sangat banyak, di antaranya Toyota, Honda, Yamaha, dan perusahaan besar lainnya," papar Teddy.

Sementara itu, sejumlah pengusaha hotel di Karawang berharap pembangunan Pelabuhan Cilamaya tetap dilaksanakan sesuai rencana. Dengan demikian, investasi yang mereka tanam di Karawang tidak akan
sia-sia."Kami berharap pembangunan Pelabuhan Cilamaya terwujud. Jika tidak, harapan kami hanya Pembangunan Bandara Karawang," kata General Manager Brits Hotal Karawang, Robby Rahadyan Sadewa.***
Bagikan: