Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Sebagian cerah, 23 ° C

Penumpang Telantar di Stasiun Tasikmalaya

Windiyati Retno Sumardiyani
TASIKMALAYA,(PR).- Sejumlah keberangkatan kereta api dari Bandung tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami keterlambatan akibat Kereta Api Pasundan jurusan - Surabaya-Kiaracondong anjlok di kilometer 202+5 di antara Stasiun Leles dan Stasiun Lebakjero, Kabupaten Garut, Selasa 5 April 2016 pukul 1.43.

Berdasarkan pantauan "PR" di Stasiun Tasikmalaya, penumpukan penumpang terjadi akibat keterlambatan tersebut. Kepala Stasiun Tasikmalaya Toni Haryanto menyebutkan, hingga saat ini 119 penumpang Pasundan jurusan Kiara Condong-Surabaya terpaksa menunggu lebih dari satu jam karena kereta masih tertahan di Stasiun Cibatu, Garut.

Sementara penumpang dari kereta lainnya seperti Turangga (Surabaya-Bandung eksekutif), dan Lodaya (Solo-Bandung) dialihkan menggunakan transportasi bus untuk menuju ke Bandung.

" Sekitar 188 penumpang Kereta Lodaya tadi pagi langsung diangkut menggunakan tiga bus, sedangkan kereta Turangga sebanyak 124 orang penumpang menggunakan dua bus," kata Toni kepada "PR".

Toni mengatakan, jalur kereta anjlok sudah dapat dilewati sejak pukul 06.30, sehingga kereta Malabar (Bandung-Malang) dan Mutiara Selatan (Bandung-Surabaya) tetap bisa diberangkatkan meskipun sedikit mengalami keterlambatan.

" Ada juga pemumpang Tasikmalaya kereta Turangga tujuan Bandung yang membatalkan tiket, kami kembalikan uangnya 100 persen," kata Toni.*
Bagikan: