Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Badai petir, 28.7 ° C

108 Daerah Nunggak Bayar Iuran Taspen

Satrio Widianto
BOGOR, (PRLM).- Sebanyak 108 daerah belum membayar iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) untuk para pegawainya. Jika hal itu terus dilakukan maka para pegawai tidak akan mendapat perlindungan yang merupakan haknya.

"Mulai Juli 2015, pemda seharusnya sudah membayar iuran JKM, JKK, dan JHT para pegawai negeri sipil (PNS) tapi masih banyak yang belum bayar," kata Dirut Taspen Iqbal Latanro saat diskusi dengan wartawan di Bogor, Sabtu (27/2/2016).

Dikatakan, dalam kondisi saat ini, dari jumlah 544 pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota, pemkab/pemkot, baru 436 di antaranya yang sudah membayar iuran premi, sedangkan sisanya sebanyak 108 pemprov dan pemkab/pemkot masih menunggak.

Iqbal belum mendapat laporan alasan mengapa pemprov atau pemkab/pemkot menunggu kewajibannya. Oleh karena itu, mantan Dirut BTN ini mengimbau agar kepala daerah segera memenuhi kewajibannya, sehingga kalau pegawainya ada yang terkena musibah atau kecelakaan, Taspen bisa mencover. "Prinsip kami, no iuran premi, no klaim," jelas Iqbal.

Ia mengungkap sejak Juli 2015, tercatat 8.494 PNS meninggal dunia. Klaim JKK yang telah dibayar Taspen untuk 12 ahli warisnya mencapai Rp 575 juta, dan klaim JKM yang telah dibayarkan kepada 4169 orang ahli warisnya mencapai Rp140 miliar.

Ke depan, kata Iqbal, pihaknya akan membuka link dengan pemda. Sehingga saat PNS akan pensiun, Taspen lebih cepat memproses pembayaran klaim mereka. "Sebab kami sudah memiliki data-data. Jadi tanggal berapa mereka pensiun, kami sudah tahu," katanya. (Satrio Widianto/A-147)***
Bagikan: