Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Cerah berawan, 29.3 ° C

PVMBG Mengkaji Kondisi Tanah Cisompet

Asep Budiman
BPBD Kabupaten Garut memberikan bantuan secara simbolis kepada warga yang terkena bencana pergerakan tanah di Desa Sindangsari Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut, Minggu (21/2/2016).*
BPBD Kabupaten Garut memberikan bantuan secara simbolis kepada warga yang terkena bencana pergerakan tanah di Desa Sindangsari Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut, Minggu (21/2/2016).*
GARUT, (PRLM).- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menurunkan tim untuk melakukan kajian mitigasi bencana geologi ke Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Hasil evaluasi akan menjadi acuan apakah lokasi bencana pergerakan tanah itu masih aman untuk ditinggali.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Dadi Djakaria mengatakan, satu tim yang terdiri atas empat orang dari PVMBG telah merespons dengan baik permintaan untuk mengkaji mitigasi di daerah tersebut. "Tim dari PVMBG adalah Ir Suranta, MT, Nana Rukmana, dan Bagus Sulton, ST, dan pengemudi. Kami ucapkan terima kasih kepada Badan Geologi cq PVMBG," ujarnya.

Dadi menjelaskan, yang menjadi pertimbangannya meminta kajian lantaran lokasi itu merupakan daerah rawan bencana. Dia memandang Badan Geologi memiliki alat khusus yang mampu mengukur kondisi tanah.

"Penilaian pergeseran tanah itu tidak bisa berandai-andai. Kami tidak ingin berdasarkan andai-andai. Kami ingin ahlinya yang berbicara," tutur Dadi.

Lokasi yang dikaji adalah dua dusun, yaitu Dusun Ciawi dan Lengkong di Desa Sindangsari Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut. Selain itu, kata Dadi, kajian mitigasi pun meliputi daerah atau dusun di sekitar lokasi bencana.

Kajian diharapkan keluar Minggu (21/2/2016) malam karena akan menjadi acuan untuk dirapatkan dengan Komisi B DPRD Kabupaten Garut pada Senin (22/2/2016). "Kami tunggu rekomendasinya seperti apa. Jika hasilnya, apakah masyarakat harus pindah atau relokasi atau seperti apa," ucapnya.

Apabila rekomendasi yang keluar adalah relokasi masyarakat, pihaknya akan melaporkannya kepada bupati dan membahasnya dengan Komisi B DPRD Kabupaten Garut. Menurut dia, relokasi bukanlah hal yang mudah dan itu terkait anggaran," kata Dadi.

Berdasarkan instruksi bupati, pihaknya diminta mendahulukan keselamatan masyarakat saat terjadi bencana. "Kata Bupati, harta benda itu penting untuk diselamatkan, tapi lebih penting keselamatan nyawa," tuturnya.

Menurut Bupati Garut Rudy Gunawan, pihaknya telah PVMBG untuk memeriksa kontur tanah di Desa Sindangsari. Rudy pun meminta warga agar selalu waspada karena intensitas hujan masih tinggi hingga awal April.

Rudy mengaku pun meyakinkan tak ada ledakan akibat peristiwa pergerakan tanah. "Besok (hari ini) saya akan tinjau langsung ke sana. Tapi yang jelas tidak ada ledakan," ujar Rudy di Pendopo Garut. (Asep Budiman/A-147)***
Bagikan: