Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian cerah, 19.6 ° C

Korban Bom Sarinah Adalah Warga Desa Kedungwungu

Asep Budiman
KUWU Desa Kedungwungu Ahmad Fuadi (kedua kiri) berbincang dengan ibunda Ahmad Muhazab bin Saroni di Blok Desa RT 4 RW 1 Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Jumat (15/1/2016).*
KUWU Desa Kedungwungu Ahmad Fuadi (kedua kiri) berbincang dengan ibunda Ahmad Muhazab bin Saroni di Blok Desa RT 4 RW 1 Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Jumat (15/1/2016).*
INDRAMAYU, (PRLM).- Kuwu Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Ahmad Fuadi, memastikan salah satu korban tewas terkait bom Sarinah adalah warganya. Sebelumnya, Tim DVI dan Inafis Mabes Polri menyatakan salah satu korban tewas bernama Ahmad Muhazab bin Saroni, dengan lebel mayat nomor 007, kelahiran 5 Juli 1990, warga Desa Krangkeng Indramayu.

"Ya, benar nama tersebut terdaftar sebagai penduduk Desa Kedungwungu tepatnya di Blok Desa RT 4 RW 1 Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng," ucapnya, Jumat (15/1/2016), di kediaman keluarga korban.

Setelah mendengar kabar rilis identitas korban bom Sarinah, pihaknya langsung mencari dan menemukan empat nama orangtua bernama Saroni. "Informasi valid baru diperoleh pukul 4.00. Tapi, di ijazah tercatat Ahmad Muhazan," katanya.

Menurut dia, Ahmad Muhazan biasa dipanggil Azan sejak kecilnya. Dia merupakan putra dari pasangan suami istri Saroni (56) dan Maemunah (52) yang bekerja sebagai petani. Setelah merantau ke Jakarta lima tahun silam, dia jarang pulang.

Dia mengakui memang banyak warganya yang merantau ke luar kota, terutama Jakarta, dan bekerja di berbagai sektor. (Asep Budiman/A-147)***
Bagikan: