Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 29.9 ° C

Summarecon Gekar FestivaL Kuliner Bekasi

Riesty Yusnilaningsih
BEKASI, (PRLM).- Summarecon Bekasi kian memantapkan tujuannya menjadi kawasan pusat kuliner di Kota Bekasi dengan menggelar Festival Kuliner Bekasi 2015. Festival yang memasuki penyelenggaraan tahun ketiganya ini memilih Kampung Banjar sebagai tema kali ini.

"Makanan yang disajikan tetap menu-menu nusantara, tapi dibalut dalam suasana Kampung Banjar. Untuk menyajikan suasana yang identik, tim telah melakukan survey sejak jauh-jauh hari hingga ke Banjarmasin," kata General Manager Operation Summarecon Mal Bekasi Willy Effendy, Minggu (27/9/2015).

Detail yang ditampilkan guna menciptakan atmosfer ala Kampung Banjar tersebut diwakili dengan kehadiran replika perahu yang bisa dijadikan tempat bersantap, tenant makanan yang didesain ala rumah khas Banjarmasin seperti Bubungan Tinggi, Banjar Bagun Gudang dan Palimbangan, hingga tugu Banjarmasin.

"Banjarmasin 'kan dikenal dengan pasar apungnya, maka dari itu kami siapkan beberapa repliika perahu supaya menampiilkan kesan seolah-olah pengunjung tengah bersantap di atas perahu yang berada di pasar apung," katanya.

Adapun makanan khas Banjar yang bisa dicicipi di festival yang digelar 23 September-18 Oktober ini antara lain Soto Banjar, Es Kelapa Banjar, juga Nasi Kuning Banjar.

Selain kuliner khas Banjar, festival yang diikuti oleh 81 tenant ini juga menawarkan menu-menu khas nusantara lain dari berbagai daerah di Indonesia, semisal sate maranggi dan es ciming Purwakarta, pisang ijo Makassar, cimol, cireng, cilok, seblak Bandung, nasi megono Pekalongan, dan masih banyak lagi.

"Sebanyak 53 dari total 81 tenant yang berpartisipasi merupakan pendatang baru yang susah payah kami hadirkan agar warga Bekasi tak perlu jauh-jauh datang ke daerah asalnya untuk mencicipi makanan tersebut, tapi cukup ke Summarecon," ujarnya.

Selain kehadiran even tahunan Festival Kuliner Bekasi, ribuan menu makanan yang dijajakan di Summarecon Mal Bekasi, Pasar Modern Sinpasa, juga La Terazza, membuat kawasan Summarecon kian mantap meniti langkah menuju predikat pusatnya kuliner di Kota Bekasi.

"Kalau sekarang disebut sebagai pusatnya, mungkin belum. Tapi kami menuju ke sana," ucap Willy. (Riesty Yusnilaningsih/A-147)***
Bagikan: