AS Putuskan Awasi Penangkapan Ikan di Laut China Selatan, Negara Sekutu Mulai Waspada

- 21 November 2020, 18:13 WIB
Laut China Selatan. /Pixabay/user1488365914

PIKIRAN RAKYAT - Militer Amerika Serikat (AS) terus menegaskan dominasinya melawan Tiongkok di Laut China Selatan.

Meski tidak ada klaim kedaulatan dari negara-negara di sekitar Laut China Selatan, militer AS telah memutuskan untuk mengawasi penangkapan ikan ilegal di kawasan tersebut.

Selama beberapa bulan terakhir, baik Tiongkok atau AS diketahui telah meningkatkan militer mereka di Laut China Selatan.

Baca Juga: Dokter Tirta Mengadu pada 'Pakde', Seret Satgas Covid-19 hingga Indonesia yang Disorot Media Asing

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Express, Washington telah mendesak negara-negara lain untuk melawan dominasi Beijing, setelah Tiongkok membangun pangkalan militer di sebuah atol yang berada di Laut China Selatan.

David Feith, Wakil Asisten Sekretaris di Biro AS untuk Asia Timur dan Pasifik mengatakan bahwa negaranya akan menambah jumlah kesepakatan pengiriman kapal untuk melawan tindakan agresif Tiongkok.

Ia juga melaporkan, ada beberapa kapal penangkap ikan yang diyakini milik Tiongkok berada di beberapa perairan seperti di Pasifik Utara.

Baca Juga: Pablo Benua ke Rey Utami: jika Mau Ringankan Beban Saya Silakan Gugat Cerai Saya Sekarang!

"Selain itu, militer Tiongkok diperkirakan memiliki lebih dari 3.000 kapal dengan aktif melakukan perilaku agresif di laut lepas dan di perairan berdaulat negara lain, dalam upaya memaksa serta mengintimidasi nelayan agar mendukung tujuan strategis maritim jangka panjang mereka," katanya.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: Express


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X