Tanggapi Penghinaan Nabi Muhammad di Prancis, PBB: Karikatur Memicu Warga Sipil Tak Berdosa Diserang

- 29 Oktober 2020, 14:13 WIB
Miguel Angel Moratinos, Kepala Alliance of Civilizations PBB. /Dok. UNAOC

PIKIRAN RAKYAT - Hubungan negara-negara pemeluk Muslim dan Prancis yang menegang tidak dapat dihindarkan, usai munculnya pembelaan Presiden Macron akan kartun satir Nabi Muhammad SAW.

Kepala badan anti-ekstremisme PBB, Miguel Angel Moratinos pun mengungkapkan "keprihatinan yang mendalam" tentang meningkatnya ketegangan tersebut.

Ia menyerukan "rasa saling menghormati" antara orang-orang yang berbeda agama dan pandangan politik.

 Baca Juga: Liverpool Buru Satu Pemain untuk Gantikan Virgil van Dijk

Pernyataan Moratinos, pria yang juga  mengepalai Aliansi Peradaban PBB, merenspons gelombang kemarahan di dunia.

Hal itu bermula dari dipenggalnya kepala seorang guru saat menunjukkan kepada murid-muridnya karikatur yang menghina Nabi Muhammad SAW.

Sang presiden Emmanuel Macron mendukung gambar-gambar itu sebagai bagian dari kelas tentang kebebasan berbicara.

 Baca Juga: Bikers Wajib Tahu ini, 11 Cara Mencuci Motor yang Baik dan Benar

Dengan penuh semangat Macron membela penerbitan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad dengan alasan kebebasan berbicara.

Dukungan Macron berbuntut seruan boikot massal produk Prancis.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: New Straits Times


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X