Amerika Serikat Lagi-lagi Kecam Tiongkok, Singgung Genosida hingga Uighur

- 17 Oktober 2020, 07:49 WIB
SEJUMLAH massa dari berbagai elemen melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin, 23 Desember 2019. Dalam aksinya mereka mengecam dan mengutuk keras penindasan terhadap muslim Uighur. * /Pikiran-Rakyat.com/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT - Hubungan Amerika Serikat dengan Tiongkok dikabarkan semakin memanas.

Sebelumnya pemerintah Tiongkok menyatakan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat melakukan provokasi di laut antara Tiongkok dan Taiwan.

Sementara itu, dalam acara daring yang diselenggarakan oleh Aspen Institute, Jumat, 16 Oktober 2020 waktu setempat, Robert O’Brien selaku penasihat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) menyoroti tindakan keras yang dilakukan Tiongkok, salah satunya termasuk pada gerakan pro-demokrasi Hong Kong.

Baca Juga: Studi WHO Ragukan Efektivitas Remdesivir Gilead untuk Pasien Covid-19

Dalam kesempatan tersebut, Robert O’Brien mengatakan bahwa Tiongkok sedang melakukan sesuatu yang mendekati genosida atas perlakuannya terhadap Muslim di wilayah Xinjiang, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters.

"Jika bukan genosida, sesuatu yang mirip dengan itu sedang terjadi di Xinjiang," kata Robert O'Brien.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Amerika Serikat mengecam atas perlakuan yang dilakukan Tiongkok terhadap Uighur, dan Muslim minoritas lainnya di Xinjiang, serta menjatuhkan sanksi kepada pejabat yang disalahkan atas pelanggaran tersebut.

Baca Juga: Lestarikan Budaya Nusantara, Kominfo Siap Digitalisasi Aksara Nusantara

Namun demikian, dilaporkan bahwa sejauh ini belum disebut tindakan genosida Beijing, sebutan yang akan memiliki implikasi hukum yang signifikan, dan memerlukan tindakan yang lebih kuat terhadap Tiongkok.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X