Diskusikan Soal Kartun Nabi Muhammad, Guru di Prancis Dipenggal dalam Serangan Teroris

- 17 Oktober 2020, 07:08 WIB
Ilustrasi pembacokan. /Pixabay/CESAR AUGUSTO RAMIREZ VALLEJO

PIKIRAN RAKYAT - Otoritas Perancis mengatakan seorang guru sejarah di sekolah menengah di Paris tewas usai dipenggal dalam serangan teroris pada Jumat, 16 Oktober 2020.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari UPI, guru sejarah tersebut dilaporkan sempat menggelar diskusi soal kartun Nabi Muhammad dengan para muridnya.

Menurut keterangan polisi, serangan terjadi di Conflans-Sainte-Honorine, daerah pinggiran kota di barat laut Paris, kasus ini sedang diselidiki oleh jaksa anti-teror Prancis terkait pembunuhan sehubungan dengan organisasi teroris dan asosiasi teroris kriminal.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 17 Oktober 2020, Cancer akan Sangat Emosional Hari Ini

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi sekolah tersebut dan berbicara dengan para guru.

"Salah satu rekan kami dibunuh hari ini karena dia mengajar kebebasan untuk percaya atau tidak. Kita harus berdiri bersama sebagai warga negara," kata Macron.

Polisi mengatakan orang tua telah mengancam guru sejarah setelah menunjukkan kepada siswa karikatur nabi Muslim yang diterbitkan pada tahun 2015 di majalah satir Charlie Hebdo sebagai bagian dari diskusi tentang kebebasan berbicara dan penistaan di Prancis.

Baca Juga: Toyota Sematkan Fitur Canggih di Kijang Innova Vietnam, Tidak ada di Indonesia

Menurut investigasi, tersangka penyerangan yang diidentifikasi sebagai seorang imigran berusia 18 tahun dari Chechnya, mengumumkan rencananya di Twitter dan memposting foto guru tersebut, tapi kini telah dihapus.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: UPI


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X