Perang Armenia-Azerbaijan Makin Sengit, Korban Tewas Bertambah Jadi 230

- 4 Oktober 2020, 07:36 WIB
Wilayah Armenia dan Azerbaijan.
Wilayah Armenia dan Azerbaijan. /Google Maps

PIKIRAN RAKYAT - Pertempuran perang antara Armenia dan Azerbaijan terus berlangsung di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. Pertempuran ini telah dimulai pada Minggu, 27 September 2020 lalu.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari Reuters, Armenia mengatakan akan menggunakan semua cara yang diperlukan untuk melindungi etnisnya dari serangan Azerbaijan pada Sabtu, 3 Oktober 2020.

Azerbaijan menyebut pasukannya telah merebut serangkaian desa di dalam daerah pertempuran pegunungan Nagorno-Karabakh.

Baca Juga: Isu Koma Tidak Benar, Rachel Maryam Ungkap Nama dan Jenis Kelamin Anak Kedua

Armenia dan Azerbaijan mengabaikan upaya Prancis untuk menengahi dan keduanya saling menyerang dengan roket dan rudal pada hari ketujuh dalam gejolak terbaru dari konflik yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Korban tewas bertambah menjadi setidaknya 230 orang di wilayah pertempuran di Nagorno-Karabakh, yang memisahkan diri dari keduanya sejak gencatan senjata pada 1990-an.

Masing-masing pihak mengatakan telah menghancurkan ratusan tank. Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengirim ucapan selamat kepada seorang komandan militer atas penangkapan sebuah desa Karabakh.

Baca Juga: Donald Trump Berisiko Alami Komplikasi Serius dari Covid-19, Meadows: Tanda Vitalnya Mengkhawatirkan

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengirim ucapan selamat kepada seorang komandan militer atas perebutan sebuah desa Karabakh.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X