Pria Jepang Akui Membunuh dan Memutilasi 9 Orang, Tim Pembela: Atas Persetujuan Korban

- 1 Oktober 2020, 06:45 WIB
Ilustrasi pembunuhan, darah.*
Ilustrasi pembunuhan, darah.* /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Seorang pria Jepang akhirnya mengaku bersalah atas tuduhan membunuh, memutilasi dan menyimpan 9 mayat korbannya di apartemennya.

Kasus pembunuhan 9 orang ini sebelumnya terjadi pada tahun 2017, saat itu pria bernama Takahiro Shiraishi membujuk korbannya melalui Twitter dan mengajak mendatangi apartemennya.

Saat itu Shiraishi membunuh korbannya yang terdiri dari delapan wanita dan satu pria yang berusia 15 hingga 26 tahun.

Baca Juga4 Cara Tubuh Memberitahu Ada Hal yang Salah dalam Diri Anda, Mudah Marah Salah Satunya

Dalam persidangan pertama persidangannya, Takahiro Shiraishi, mengatakan kepada Pengadilan Distrik Tokyo cabang Tachikawa bahwa tuduhan terhadapnya itu 'benar'. Namun, tim pembelanya mengambil sikap yang berbeda dari Shiraishi, dikutip Pikiran-rakyat.com dari Japan Today.

Mereka berpendapat Shiraishi membunuh 8 orang itu dengan persetujuan korban itu sendiri karena telah menyatakan pikiran untuk bunuh diri di media sosial.

Tim pembela Shiraishi juga berpendapat kliennya bersalah atas tuduhan pembunuhan yang lebih rendah karena adanya persetujuan dari korban.

Baca Juga : Plesetkan Singkatan KAMI, Dewi Tanjung: Selalu Membuat Kegaduhan

Satu pria yang dibunuh Shiraishi adalah saudara laki-laki dari salah satu wanita, yang datang ke rumah terdakwa untuk mencari saudara perempuannya.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian

Sumber: Japan Today


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X