Pukulan Telak Diplomat Muda Tentang Obsesi Vanuatu atas Indonesia, 'Simpan Khotbah Anda!'

- 28 September 2020, 18:50 WIB
Diplomat muda Indonesia di PBB, Silvany Austin Pasaribu. /Tangkap Layar UN Web TV

PIKIRAN RAKYAT - Sidang Umum PBB jadi panggung internasional bagi Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman.

Pemimpin negara kecil di lautan Pasifik itu, menggunakan momen berdiri di hadapan forum internasional, untuk menuduh Indonesia melakukan pelanggaran HAM di Papua, dan masih berlanjut hingga saat ini.

Menurut dia, dugaan pelanggaran HAM di Papua menjadi perhatian khusus negara-negara Pasifik yang menyeru agar Indonesia mengizinkan Dewan HAM PBB mengunjungi Papua.

 Baca Juga: Liverpool vs Arsenal: Jurgen Klopp Komentari Komposisi Pemain The Gunners 'Sangat tak Biasa'

Namun, kata Loughman, seruan itu tidak direspons oleh Pemerintah Indonesia.

“Saya meminta pemerintah Indonesia untuk merespons seruan pemimpin Pasifik,” ujar dia.

Ini bukan yang pertama kali. Tudingan Vanuatu juga dilayangkan dengan menyebut Indonesia tak memberi izin kepada Dewan HAM PBB untuk berkunjung ke Papua.

 Baca Juga: Waswas Produk Terkontaminasi Covid-19, Tiongkok Blacklist Importir Makanan Beku Indonesia Sementara

"Kami prihatin atas Pemerintah Indonesia yang menunda pemberian konfirmasi waktu untuk Komisioner HAM untuk mengunjungi Papua," kata Wakil Tetap Vanuatu untuk PBB Sumbue Antas pada 2019.

Melalui seorang diplomat muda, Indonesia meminta Vanuatu berkaca dalam mengatasi masalah HAM di negerinya sendiri, sebelum mendikte apa yang harus dilakukan Indonesia.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X