Turki Bela Azerbaijan, Rusia dan Eropa Bisa Ikut Perparah Perang Jika Dukung Armenia

- 28 September 2020, 16:32 WIB
ILUSTRASI peperangan.* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Rivalitas Armenia-Azerbaijan kembali menguat setelah perang pecah di Nagorno-Karabakh pada Minggu 27 September 2020 kemarin.

Turki membuat pernyataan dukungan pada Azerbaijan, namun hal tersebut menimbulkan ketakutan perang makin parah dengan bergabungnya juga Rusia untuk menyokong Armenia di pihak seberang.

Kendati demikian, Rusia bersama NATO, Uni Eropa, dan OSCE masih menginginkan perdamaian Armenia-Azerbaijan tanpa memerdulikan sikap Turki.

Baca Juga: 3 Zodiak yang Paling Menyukai Pegunungan, Taurus Ingin Miliki Rumah di Perbukitan

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Detroit News, peperangan pecah setelah Perdana Menteri Armenia Nikol Pashiyan mengumumkan darurat militer dan mobilisasi umum kepada warganya.

Ia menuding sang rival sudah 'membuat rencana awal agresi'. Di saat yang sama Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pun melakukan hal serupa.

Presiden Ilham mengumumkan darurat militer di televisi nasional dan menyatakan akan 'mengakhiri pendudukan' Armenia di Nagorno-Karabakh.

Baca Juga: 3 Zodiak yang Paling Menyukai Pegunungan, Taurus Ingin Miliki Rumah di Perbukitan

Nagorno-Karabakh adalah sepetak wilayah di perbatasan Armenia-Azerbaijan yang sudah diperebutkan beberapa dekade lamanya.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: The Detroit News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X