Meghan Markle Vokal Jelang Pilres AS, Pangeran Harry Ditawari Pulang ke Kerajaan Inggris

- 27 September 2020, 15:30 WIB
POTRET Meghan Markle dan Pangeran Harry.* //Instagram/@sussexroyal

PIKIRAN RAKYAT - Menjelang pemilihan presiden di Amerika Serikat (AS), Meghan Markle dan Pangeran Harry diduga melakukan campur tangan mendukung salah satu pihak.

Para ahli menilai, tindakan keduanya yang kemudian disorot oleh publik tersebut melanggar salah satu ketentuan 'Megxit'.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Daily Mail, para pembantu senior kerajaan pun menyatakan bahwa Meghan Markle dan Pangeran Harry yang secara terang-terangan mendukung calon presiden AS telah melanggar salah satu tradisi kerajaan.

Baca Juga: 4 Makanan yang Dapat Anda Konsumsi dalam Jumlah Banyak Tanpa Takut Gemuk

Akibatnya, hubungan Meghan Markle dan pihak kerajaan Inggris kini tengah dipertaruhkan.

Seorang sumber mengklaim bahwa kini para pejabat senior di istana tengah mendiskusikan cara terbaik agar menjauhkan Meghan dan Pangeran Harry dari lingkungan kerajaan.

Sebelumnya, pasangan kontroversial itu menyampaikan pesan kepada warga Amerika Serikat agar menolak pidato kebencian, informasi yang salah, dan menyebarkan hal-hal negatif secara online.

Baca Juga: Diduga Bunuh Diri, Aktris Jepang Yuko Takeuchi Ditemukan Tewas di Rumahnya

Meghan pun sempat mengatakan bahwa pemilihan presiden yang dilangsungkan pada 3 November 2020 mendatang merupakan hal terpenting dalam hidup setiap orang di Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Farida Al-Qodariah

Sumber: Daily Mail


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X