Tak Terima Dengar Amarah Arab Saudi di Sidang Umum PBB, Kemenlu Iran: Raja Salman Mengigau

- 24 September 2020, 20:38 WIB
Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. /Instagram/@kingsalman

PIKIRAN RAKYAT - Iran mengecam pernyataan dari pidato Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud pada Sidang Umum PBB.

Iran menyebut Raja Salman meninggal karena menyebutkan negaranya mengembangkan nuklir dan menciptakan teroris.

Sebelumnya, Raja Salman menyebutkan Iran telah mengeksploitasi kesepakatan nuklir tahun 2015 untuk menonjolkan tindakan ekspansionis, menciptakan jaringan teroris, dan menggunakan terorisme.

Baca Juga: 5 Zodiak yang Paling Terluka saat Putus Cinta, Aries Tunjukkan Kesedihan pada Mantan

Menurutnya, tindakan Iran tersebut tidak menghasilkan apa-apa kecuali kekacauan, ekstremisme dan sektarianisme.

Pengalaman kami dengan rezim Iran telah mengajarkan bahwa pilihan parsial dan ketenangan tidak menghentikan ancamannya terhadap perdamaian dan keamanan di seluruh dunia," kata Raja Salman.

Menanggapi pernyataan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menuduh Arab Saudi memutarbalikkan fakta dan melimpahkan kesalahan atas kejahatannya sendiri.

Baca Juga: DPR Sepakati Pagu Anggaran Kemenparekraf dan Baparekraf Tahun Anggaran 2021

Khatibzadeh juga mencap Arab Saudi sebagai pendukung keuangan dan logistik utama teroris ke wilayah tersebut.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Al Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X