Amarah Raja Salman di Sidang Umum PBB, Kecam Iran Kembangkan Senjata Nuklir dan Ciptakan Teroris

- 24 September 2020, 16:36 WIB
Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. /Instagram/@kingsalman

PIKIRAN RAKYAT - Pemimpin Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud untuk pertama kalinya ikut serta dalam Sidang Majelis Umum PBB. Dalam pidatonya, Raja Salman mengungkapkan kemarahannya kepada Iran.

Raja Salman menyebutkan Iran telah mengeksploitasi kesepakatan nuklir tahun 2015 untuk menonjolkan tindakan ekspansionis, menciptakan jaringan teroris, dan menggunakan terorisme.

Menurutnya, tindakan Iran tersebut tidak menghasilkan apa-apa kecuali kekacauan, ekstremisme dan sektarianisme.

Baca Juga: Hilang Selama 6 Hari di Hutan Bario Malaysia, TKI Berusia 51 Tahun Asal Makassar Ditemukan Selamat

“Resolusi lengkap dan agensi di seluruh dunia diperlukan,” kata dia di hadapan 193 anggota Sidang Umum PBB secara virtual pada Rabu, 23 September 2020, dikutip Pikiran-rakyat.com dari Al Jazeera.

"Keahlian kita dengan rezim Iran telah mengajarkan bahwa pilihan parsial dan ketenangan tidak menghentikan ancamannya terhadap perdamaian dan keamanan di seluruh dunia," tambahnya.

Juru bicara misi PBB dari Iran, Alireza Miryousefi keberatan pernyataan tersebut. Ia menyebutkan tuduhan dari Raja Salman itu tak berdasar.

Baca Juga: Andai Relaksasi Pajak Mobil 0% Terwujud, Harga Sigra Hanya Rp 70 Jutaan dan Avanza Rp 120 Juta

"Pernyataan yang tidak konstruktif dan tidak beralasan oleh pemimpin Saudi semata-mata menguatkan kekuatan tertentu yang berniat menyebarkan perselisihan di antara lokasi internasional regional dengan tujuan membuat perpecahan abadi dan mempromosikan senjata ekstra mematikan ke daerah tersebut," kata Miryousefi.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Al Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X