Beri 'Serangan Tajam' pada Tiongkok di PBB, Duterte Banjir Pujian Bahkan dari Oposisi

- 24 September 2020, 09:19 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. /Instagram/@rudyduterteofficial

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Filipina Rodrigo Duterte secara mencengangkan 'menyerang' Tiongkok dalam Majelis Umum ke-75 PBB, Selasa 22 September 2020.

Presiden Duterte berusaha melindungi putusan sidang arbitrase 2016 terkait penolakan klaim nine dash line Tiongkok di Laut China Selatan.

Hal ini membuat Presiden Duterte kebanjiran pujian di dalam negeri, bahkan dari oposisinya karena berani mencecar Tiongkok di hadapan negara anggota PBB yang dahulu sempat menjadi 'sekutu dekat'.

Baca Juga: Luis Suarez Sepakat Gabung Atletico Madrid, Barcelona Beri Pernyataan Resmi

"Putusan itu kini adalah bagian dari hukum internasional, tak lagi bisa dikompromikan dan tak boleh dilemahkan, dihancurkan, atau diabaikan oleh pemerintahan manapun," tegasnya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari SCMP.

"Kami dengan tegas menolak upaya untuk meremehkannya," imbuh Duterte tanpa menyinggung nama Tiongkok secara eksplisit.

"Kami juga menyambut bertambahnya negara yang mendukung putusan tersebut dan apa yang ada di baliknya--kemenangan akal atas kekerasan, hukum atas kesemrawutan, dan persahabatan atas ambisi," pungkasnya.

Baca Juga: Mitsubishi Fuso Punya Bos Baru di Indonesia, Targetkan Jadi Market Leader di Pasar Truk

Tak diduga, pernyataan 'keras' yang menyinggung putusan arbitrase 2016 ini membuat penentang Duterte memuji sang presiden.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: South China Morning Post


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X