Dilanda Krisis Pangan, Mantan Presiden Timor Leste Singgung Mi Instan dan Rokok dari Indonesia

- 22 September 2020, 18:05 WIB
POTRET Mantan Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta. /Antara/Akbar Nugroho Gumay

PIKIRAN RAKYAT - Sejak 2002 lalu, Timor Leste resmi berpisah dari Indonesia.

Namun, usaha negara tersebut setelah merdeka tidak berjalan secara mulus.

Keadaan sulit yang melanda Timor Leste membuat mantan Presiden Xanana Gusmao menyuruh rakyatnya untuk 'kabur'.

Baca Juga: Ivan Rakitic Pilih Tinggalkan Barcelona saat Tahu Ronald Koeman Pertahankan Lionel Messi

Pasalnya, Gusmao menganggap bahwa Pemerintah Timor Leste tidak becus dalam mengurus sebuah negara.

Sebagaimana diberitakan ZONAJAKARTA.com dalam artikel "Maunya Apa? Jose Ramos Horta Malah Bawa-bawa Nama Mi Instan Indonesia Dibalik Sengsara Timor Leste", ia mengimbau para warga 'kabur' daripada hidup di pemerintahan yang sama selama 10 tahun ke depan.

"Hanya untuk membayar hotel yang digunakan untuk karantina, membayar katering juga tidak tahu bagaimana uang mengalir, tapi menutup mata untuk proyek darurat. Artinya selama 10 tahun mereka terus memimpin, lebih baik kita kabur ke suatu tempat, jika mereka memimpin 10 tahun lebih, jangan sebut kota", kata Xanana Gusmao.

Baca Juga: Sudah Terpecahkan, Inilah Penyebab kematian 300 Gajah di Botswana yang Sempat Viral Awal Tahun Lalu

Dikutip ZONAJAKARTA.com dari The Oekusi Post, salah satu program pemerintah Timor Leste yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Taur Matan Ruak dapat dikategorikan kejahatan kemanusiaan.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: Zona Jakarta


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X