Filipina Tolak Desakan Tiongkok untuk 'Kucilkan' Kekuatan AS di Laut China Selatan

- 22 September 2020, 09:53 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. /Instagram/@rodyduterteofficial

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Luar Negeri Filipina, Teodoro Locsin Jr. mengatakan tidak akan mengikuti sikap Tiongkok yang meminta menjauhkan kekuatan Barat termasuk Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan yang mengalami sengketa.

Locsin mengatakan Kode Etik Laut China Selatan yang dibuat oleh negara-negara Asia Tenggara dengan Tiongkok tidak akan menyebabkan pengucilan negara-negara barat dari perairan tersebut.

"Tuntutan Tiongkok untuk mengecualikan kekuatan Barat dari Laut China Selatan tidak akan pernah saya izinkan," kata Locsin pada sidang anggaran di Dewan Perwakilan Rakyat, Manila, Senin 21 September 2020, dikutip Pikiran-rakyat.com dari Inquirer.

Baca Juga: Lihat Merchant Baru ShopeePay Minggu Ini untuk Sambut Gajian

Tiongkok dan negara anggota ASEAN, termasuk Filipina, telah lama berselisih tentang Laut China Selatan dan merundingkan Kode Etik.

Beijing, yang mengklaim kepemilikan hampir seluruh Laut China Selatan, menuduh AS mencampuri upaya Tiongkok dan ASEAN untuk menyelesaikan perselisihan melalui konsultasi.

AS baru-baru ini memperkuat pendiriannya di Laut China Selatan dan meningkatkan kehadiran militernya.

Baca Juga: Cerita Del Piero Buka Restoran di Italia, Sempat Meroket kini Nyaris Bangkrut akibat COVID-19

"Aku bersumpah pada Anda, kekuatan Barat akan berada di Laut China Selatan. Kami percaya pada keseimbangan kekuatan, bahwa kebebasan rakyat Filipina bergantung pada keseimbangan kekuatan di Laut China Selatan,” kata Locsin.

Halaman:

Editor: Nuzulia Rega

Sumber: inquirer


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X