Pesawat Tiongkok Terbang di Wilayahnya, Militer Taiwan: Kami Berhak Melawan dan Membela Diri

- 21 September 2020, 13:58 WIB
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (tengah) saat bertemu dengan pejabat Kemenlu AS (kiri) dan pendiri Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) Morris Chang (kanan). /Instagram/@tsai_ingwen

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Taiwan mengatakan militernya memiliki hak untuk membela diri dan melakukan serangan balasan di tengah 'ancaman peringatan pesawat Tiongkok, yang pekan lalu terbang melintasi wilayah Selat Taiwan.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan antara Taipei dan Beijing semakin meningkat.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan diambil paksa jika diperlukan.

Baca Juga: Dianggap Terlalu 'Porno', Patung Ikan di Maroko ini Dihancurkan oleh Pemerintah

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari Reuters, beberapa pesawat Tiongkok dikabarkan terbang melintasi garis tengah Selat Taiwan dan masuk ke zona identifikasi pertahanan udara pulau itu pada 18-19 September 2020.

Pihak Taiwan menyayangkan aksi jet tempur Tiongkok tersebut. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyebut Tiongkok sebagai ancaman bagi wilayahnya.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah mendefinisikan dengan jelas prosedur untuk tanggapan pertama pulau itu di tengah frekuensi tinggi gangguan dan ancaman dari kapal perang dan pesawat musuh tahun ini.

Baca Juga: Pilih Ekonomi meski Catat 86.000 Kasus Covid-19 per Hari, India Buka Taj Mahal dan Sekolah

Kemenhan Taiwan mengatakan memiliki hak untuk membela diri dan melawan serangan serta mengikuti pedoman tidak ada eskalasi konflik dan tidak ada insiden yang memicu perang.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X