Angka Kelahiran Rendah, Jepang Siap Bayar Warganya Rp84 Juta Biar Mau Menikah

- 21 September 2020, 11:10 WIB
Pemerintah Jepang tawarkan uang Rp87 juta bagi warganya yang mau menikah. /PIXABAY/marcellinusjerricho

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Jepang mengatakan akan memberikan bayaran uang sebesar 600.000 Yen atau sekitar Rp84 juta kepada warganya yang mau menikah.

Uang itu diberikan untuk memulai hidup pengantin baru Jepang, seperti membiayai sewa rumah.

Pemerintah Jepang mengatakan bantuan uang untuk memulai hidup baru bagi pengantin untuk meningkatkan jumlah kelahiran warganya. Program akan dimulai pada April 2021 mendatang.

Baca Juga: Sinopsis Film Charlie's Angels: Full Throttle, Tayang Malam Ini di Trans TV

"Karena angka kelahiran sangat rendah terutama dikaitkan dengan kecenderungan orang terlambat menikah atau tidak menikah, pemerintah akan mencoba meningkatkan pernikahan dengan meningkatkan program untuk memberikan sejumlah uang kepada pasangan yang baru menikah," kata pihak Kantor Kabinet Jepang, pada Minggu 20 September 2020 seperti dikutip Pikiran-rakyat.com dari Japan Today.

Agar memenuhi syarat, baik suami maupun istri harus berusia di bawah 40 tahun pada tanggal pernikahan yang terdaftar dan memiliki pendapatan gabungan kurang dari 5,4 juta yen (Rp761 juta) sampai usia 35 tahun.

Hanya 281 kotamadya, atau 15 persen dari semua kota besar, kota kecil dan desa di Jepang, yang telah mengadopsi program dukungan pernikahan tersebut pada Juli 2020.

Baca Juga: Reaktivasi Jalur KA Cianjur-Ciranjang-Cipatat Diresmikan, Menhub: Cipatat-Padalarang Dibangun 2022

Tetapi, pemerintah Jepang mengatakan dalam upaya untuk meningkatkan jumlah pernikahan, pihaknya akan menanggung dua pertiga dari kebutuhan keuangan mulai 2021.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Japan Today


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X