Laporan Fincen Files: Bank Besar Dunia Dituding Lakukan Transaki Mencurigakan selama Hampir 20 Tahun

- 21 September 2020, 09:13 WIB
Ilustrasi transaksi uang. /PIXABAY/Maklay62

PIKIRAN RAKYAT - Sekumpulan dokumen rahasia bocor mengungkapkan untuk pertama kalinya bagaimana raksasa bank-bank besar dunia ketahuan memindahkan triliunan dolar AS dalam transaksi yang mencurigakan, memperkaya diri sendiri dan pemegang saham, sambil memfasilitasi pekerjaan teroris, kleptokrat, hingga gembong narkoba, demikian dilaporkan Buzzfeed News, pada Minggu, 20 September 2020.

Bank-bank tersebut memindahkan sejumlah besar dana yang diduga mencurigakan selama hampir 20 tahun, meskipun ada tanda bahaya tentang asal-usul uang tersebut.

Dokumen ini bocor hasil investigasi yang dilakukan Buzzfeed News dan 108 media dunia lainnya.

Baca Juga: Cirebon Bakal Produksi Plasma Darah Sendiri bagi Pasien Covid-19, IDI: Ahli juga Alat telah Dimiliki

Laporan media tersebut didasarkan pada bocoran laporan aktivitas mencurigakan atau suspicious activity report (SAR) yang diajukan oleh bank dan perusahaan keuangan lainnya ke Jaringan Penegakan Kejahatan Keuangan (FinCen) Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Suspicious activity report (SAR) menurut laporan berjumlah lebih dari 2.100, diperoleh oleh BuzzFeed News dan dibagikan dengan Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ) dan organisasi media lainnya.

Secara keseluruhan, ICIJ melaporkan bahwa file tersebut berisi informasi tentang transaksi senilai lebih dari 2 triliun dolar AS (Rp2.943 triliun) antara tahun 1999-2017, yang dicurigai oleh departemen kepatuhan internal lembaga keuangan.

Baca Juga: Suara Dentuman Keras di Langit DKI Jakarta, Hebohkan Warga Ibu Kota, Netizen: Seperti Suara Ledakan!

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari The Star, SAR sendiri belum tentu merupakan bukti kesalahan, dan ICIJ melaporkan bahwa dokumen yang bocor adalah sebagian kecil dari laporan yang diajukan ke FinCEN.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Reuters, The Star, BuzzFeed News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X